Update Covid-19 Jakarta 8 Maret, 1.239 Orang Kasus Baru

Jakarta, MINA – Update virus Corona (Covid-19) di Jakarta per 8 April 2021, 1.239 orang kasus baru, sehingga secara total sebanyak 389.577 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, 619 pasien sembuh, sehingga secara total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 376.270 orang dengan tingkat kesembuhan 96,6 persen.

Sementara untuk yang meninggal dunia hari ini sebanyak 19 pasien, sehingga secara total 6.410 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen, demikian keterangan yang diterima MINA.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah.

Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Dwi mengatakan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.804 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.603 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.239 positif dan 8.364 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 4.306 orang dites, dengan hasil 96 positif dan 4.210 negatif.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 327.549. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 61.896. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 601 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.897 (orang yang masih dirawat/ isolasi),” ucapnya.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,0 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,2 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.436.663 orang (47,9 persen) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 619.311 orang (20,6 persen). (R/R8/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)