Update Korban Agresi Israel di Gaza: 43 Syahid, Termasuk 13 Anak-Anak

Jalur Gaza, MINA – Sejak Senin (10/5) hingga hari Rabu (12/5) ini, 43 warga sipil Gaza telah tewas dalam beberapa serangan udara Zionis Israel di Jalur Gaza yang terkepung.

Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, Rabu (12/5), Israel telah menyerang beberapa lokasi di Jalur Gaza dan menargetkan warga sipil sejak Senin malam, melukai 296 orang dan menewaskan 43 orang, termasuk 13 anak-anak, 3 wanita, dan pria cacat.

Pesawat-pesawat tempur Israel juga menghancurkan sebuah gedung (menara) 10 lantai, Al-Jawhara di Kota Gaza, setelah memperingatkan rakyatnya untuk meninggalkannya, meratakannya ke tanah.

Di Lokasi lain, Menara Hanadi 12 lantai lainnya di lingkungan Al-Rimal juga menjadi sasaran dan dihancurkan oleh pesawat tempur Penjajah Zionis Israel.

Pesawat tempur Israel juga menargetkan sebuah mobil, menewaskan 5 orang, termasuk seorang wanita, di lingkungan Sabra di Kota Gaza.

Wartawan Palestina Reema Saad dan kedua anaknya juga tewas dalam serangan udara Israel di apartemen mereka di lingkungan Tal Al-Hawa di Kota Gaza.

Pesawat tempur Israel juga menargetkan rumah hunian di Tal Al-Hawa dan sebuah taman di kamp pengungsi Ash-Shati di Gaza Barat.

Di samping itu, konfrontasi besar-besaran terjadi di berbagai wilayah di Palestina, menyebabkan puluhan luka-luka dan Gaza memerlukan banyak obat-obatan untuk menangani banyaknya korban luka akibat agresi tersebut.

Sementara, tepat pukul 02.46 Waktu Gaza, Brigade Al-Qassam mengarahkan serangan misil besar-besaran dengan meluncurkan 100 misil ke Bersyeba yang diduduki, sebagai tanggapan atas kembalinya musuh membom menara sipil. Mengungkapkan serangan berikutnya lebih besar.

Selanjutnya, pukul 03.00 dini hari, Brigade Al-Qassam kembali melancarkan serangan rudal besar-besaran terhadap Tel Aviv dan Bandara Ben Gurion, dengan 110 rudal, sebagai tanggapan atas dimulainya kembali penargetan Penjajah Israel terhadap menara pemukiman warga sipil Gaza. (T/R12/P1)

Mi’raj News Agency (MINA).