UPDATE: KORBAN AGRESI ZIONIS KE GAZA 1.911 TEWAS 9.861 LUKA-LUKA

Koresponden Mi'raj Islamic News Agency (MINA) sedang memantau situasi di Gaza, 8 Agustus 2014. (Foto: MINA Gaza)
Koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA) sedang memantau situasi di Gaza, 8 Agustus 2014. (Foto: MINA Gaza)

Gaza, 14 Syawwal 1435/10 Agustus 2014 (MINA) – Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan, agresi Zionis Israel hingga hari ke-34, Sabtu malam Waktu Gaza, mengakibatkan korban sejumlah 1.911 warga wafatl dan lebih dari 9.861 lainnya luka-luka.

Kementerian Kesehatan melaporkan, setidaknya dari jumlah total korban meninggal itu, terdiri dari 1.212 laki-laki, 243 perempuan, 449 anak-anak, 87 kaum manula; sementara dari total korban luka-luka, terdiri dari 4.591 laki-laki, 1907 perempuan, 3.004 anak-anak, 359 kaum manula.

Menurut laporan yang diterima Koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA) di Gaza, mayoritas korban agresi adalah warga sipil. Selain itu, awak media dan staf medis turut menjadi korban serangan brutal Zionis ke wilayah terblokade itu.

Dari pemantauan Koresponden MINA di Gaza, hingga saat ini tim medis dan kru pertahanan sipil masih terus melakukan pencarian korban di berbagai reruntuhan gedung di seluruh Jalur Gaza.

Kembali Serang Gaza

Koreponden MINA di Gaza juga melaporkan, Zionis Israel telah kembali melakukan serangan udara di Gaza setelah berakhirnya gencatan senjata tiga hari pada Jumat (08/08) pagi waktu setempat.

Pada Jumat (8/8) malam Waktu Gaza, Zionis Israel melakukan serangan ke wilayah Gaza menghancurkan tiga masjid dan dua rumah warga.

Pada Sabtu (9/10) sore waktu Gaza, Zionis Israel melakukan serangan udara menargetkan wilayah dekat Rumah Sakit (RS) Indonesia di permukiman Shaikh Zaid, Bayt Lahiya, utara Gaza.

“Sebelum waktu maghrib, serangan udara Zionis Israel menargetkan permukiman Shaikh Zaid yang berada tepat 50 meter di depan RS Indonesia,” kata Koresponden MINA melaporkan langsung dari utara Gaza.

Hingga berita ini ditulis belum ada laporan tentang korban meninggal maupun luka-luka .

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, serangan dari pesawat-pesawat tempur Zionis Israel terus dilakukan menargetkan beberapa wilayah Gaza dan mendengar berbagai ledakan besar di Gaza.

Warga sipil Palestina berusaha menjauh dari daerah perbatasan.

Sebelumnya, Palestina dan Israel menyepakati gencatan senjata selama 72 jam mulai Selasa hingga Jum’at (8/8) bersamaan dengan pembicaraan tidak langsung antara gerakan-gerakan perlawanan Palestina dan Israel yang dimediasi Mesir di Kairo.

Namun, hingga berakhirnya batas waktu gencatan senjata pada Jum’at (8/8) pukul 08.00 Waktu Gaza, Zionis Israel menolak menyepakati tuntutan-tuntutan  dari rakyat Palestina.

Tuntutan-tuntutan  tersebut menurut para pejuang Palestina merupakan hak asasi manusia yang tidak perlu lagi didiskusikan, di antaranya membuka blokade terhadap Gaza secara penuh, mengakhiri pengepungan pelabuhan laut dan bandar udara serta membebaskan tawanan-tawanan Palestina di penjara Israel. (L/K01/P02/IR)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0