
flu burung
" width="300" height="204" /> pemusnahan hewan unggas akibat terjangkit flu burung. (foto:shehab)Jenin, 1 Rabi Al Akhir 1436 H/22 Januari 2015 M (MINA) – Lebih dari 16 ribu unggas milik warga Palestina di tiga provinsi di Tepi Barat, terpaksa dimusnahkan akibat terjangkit wabah flu burung.
Bagian Kesehatan Akibat Hewan pada Departemen Kesehatan Palestina mengumumkan, pemusnahkan ribuan hewan unggas jenis ayam dan kalkun itu dilakukan setelah didiagnosa dinyatakan positif terkena virus flu burung di wilayah utara Tepi Barat, demikian Kantor Berita SHIHAB yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Kamis.
Direktur Departemen Imad Mukarar mengatakan, “lebih dari 16 ribu unggas dimusnahkan akibat wabah flu burung, dan saat ini sedang dilakukan pencarian akan kemungkinan unggas lainnya yang juga terserang virus di wilayah tersebut”.
Mukarrar menjelaskan, berbagai uji medis menegaskan bahwa unggas jenis kalkun di peternakan di Desa Siris, Kota Jenin Selatan, terkena virus H5 yang disebabkan penyakit flu burung.
Baca Juga: Toko Roti di Gaza Tutup karena Kekurangan Bahan Bakar Akibat Blokade Zionis
Ia mengungkapkan, pihaknya telah mengisolasi beberapa provinsi yang berdekatan dengan Jenin untuk mencegah meluasnya virus flu burung, diantaranya Tulkarem dan Qalqiliah.
Sementara seorang direktur di Kementerian Peternakan, Ir. Muhammad Fatair mengatakan, kementrian itu telah melarang pengiriman atau pemasukan unggas ke kota Tulkaren yang terjangkit flu burung, selama proses pengujian oleh dokter hewan masih berlanjut. (L/K02/P2)
Baca Juga: UNRWA Peringatkan Risiko Kesehatan: Sampah Menumpuk di Gaza