WAGUB JATENG: FATWA MUI RUJUKAN PENTING UMAT ISLAM

Sambutan Gebenur Jawa Tengah, saat Acara Ijtima Ulama Se-Indonesia  di Tegal Cikura (MINA/kurnia)
Sambutan Gebenur Jawa Tengah, pada acara Ijtima Ulama Se-Indonesia di Tegal Cikura (MINA/kurnia)

Cikura, 21 Sya’ban 1436/8 Juni 2015 (MINA) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senanatiasa berupaya  mengembangkan hubungan yang sangat erat antar jajaran ulama dengan umaro.

“Kami yakin bahwa fatwa-fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat relevan,  terdepan dan tepat untuk keperluan umat saat ini di Jateng,”katanya di depan para peserta Ijtima Ulama se-Indonesia di Tegal, Senin (8/6).

Menurut dia, Fatwa MUI Menjadi rujukan penting bagi umat Islam se-Indonesia dan dia juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan MUI Pusat mengadakan Ijtima Ulama komisi Fatwa se-Indonesia di Tegal.

Dia berharap melalui Ijtima Ulama, fatwa-fatwa bisa bermanfaat bagi umat Islam khususnya warga Jateng

Terkait pemilihan kepala daerah secara serentak, Pranowo menyebutkan,  di Jateng 25 kabupaten kota 21 akan melaksanakan pilkada. Terkait hal itu, dia meminta doa restu para ulama agar pelaksanakan pilkada berjalan kondusif.

Forum Ijtima Ulama dihadiri  oleh Wapres M. Yusuf Kalla, Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua MUI Din Syamsuddin, KH Ma’ruf Amin, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Salah satu agenda para pimpinan dan anggota Komisi Fatwa (KF) MUI se-Indonesia dan seluruh pimpinan lembaga fatwa ormas-ormas Islam tingkat pusat, adalah mendorong agar semua trumah pemotongan hewan (RPH) disertifikasi halal.

Hal ini akan dipantau langsung oleh para ulama serta stakeholder setempat, terutama yang terlibat dalam Ijtima Ulama, sehingga pelaksanannya lebih efektif. (L/P002/R012)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

 

 

Comments: 0