Wanita Berber Aljazair Tuntut Persamaan Hak Lewat Turnamen Sepak Bola

Ilustrasi.

Sahel, Aljazair, MINA – Turnamen sepak bola wanita antardesa menjadi ajang perjuangan kaum wanita Berber Aljazair untuk lebih mendapat kesetaraan gender dengan kaum lelaki.

Desa berbatu Sahel yang tenang menjadi tuan rumah kompetisi tahunan ketiga antara tim wanita di wilayah pegunungan Kabylie untuk mendorong peran yang lebih besar bagi wanita dalam masyarakat Aljazair.

“Wanita sebelumnya tidak bebas, tidak diizinkan bekerja di luar rumah … sekarang kami memiliki hak, kami dapat menjadi pengacara, pilot, atau melakukan pekerjaan lain, dan kami setara dengan pria,” kata Houria Hamza, salah satu dari pemain sepak bola, MEMO melaporkan, Senin (19/10).

Pekan lalu, selain berlaga di lapangan desa, para wanita Aljazair dengan pakaian Berber cerah bersuara, bernyanyi, dan menabuh genderang di turnamen sepak bola.

Penyebab hak-hak perempuan di Aljazair mendapatkan perhatian dalam beberapa pekan terakhir adalah setelah terjadi pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang wanita muda, yang tersangka penyerangnya telah dituduh menyerangnya beberapa tahun sebelumnya.

Kasus ini telah memicu kemarahan dan protes di Aljazair, meskipun ada larangan publik berdemonstrasi karena pandemi virus corona. Polisi telah menangkap seorang tersangka.

Di wilayah Kaylie di timur Aljir, benteng budaya Berber yang berbahasa Amazigh, wanita telah lama memegang peran berpengaruh dalam masyarakat, tetapi pemberontakan kelompok Islam tahun 1990-an mendorong banyak orang kembali ke rumah mereka.

Hamza, seorang ibu rumah tangga berusia 37 tahun, membantu timnya memenangkan gelar kompetisi setelah mengalahkan desa Tabouda dalam adu penalti yang disemangati oleh puluhan wanita yang bertepuk tangan dan bernyanyi.

“Ada banyak hal yang ingin dicapai wanita. Sama seperti pria. Mungkin lebih dari laki-laki,” kata Fadila Bekkouche, Ketua Asosiasi Perempuan Desa.

Legenda hidup Zinedine Zidane adalah satu dari orang Berber yang sukses di dunia sepak bola. Ia pernah menjadi pemain andalan tim nasional Perancis, andalan club Juventus Itali dan kini menjadi pelatih tim papan atas Spanyol, Real Madrid. (T/RI-1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)