Wapres Ma’ruf Amin Buka Silaknas ICMI ke-29 di Padang

Wapres KH Ma’ruf Amin saat pembukaan Festival Tajug 2019, (22/11). (dok foto: Wapresri.go.id)

Padang, MINA – Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin secara resmi membuka  Silahturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ke-29 Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (6/12).

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrohim, Silaturahmi Nasional Ke-39 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, saya buka. Kepada seluruh peserta saya ucapkan selamat mengikuti silaknas dan semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa melindungi kita semua,” ujar Ma’ruf Amin.

Silaknas ICMI dan milad ICMI ke-29 kali ini mengusung tema “Penguatan Nasionalisme dan Pembangunan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar pada 6 hingga 8 Desember 2019 di Universitas Negeri Padang Sumatera Barat, dan akan dihadiri sekitar seribu kader ICMI yang ada di seluruh Nusantara dan manca negara.

“Tema Silaknas kali ini yang juga mengangkat isu nasionalisme, menurut saya sangat penting dalam menangkal radikalisme. Selama ini berbagai narasi yang bersifat radikal selalu menantang gagasan nasionalisme. Nasionalisme dipandang tidak sejalan dengan pikiran-pikiran radikal. Oleh karena itu, melalui Silaknas ini saya harapkan agar ICMI dapat bersama-sama memperkuat sifat nasionalisme untuk memperkokoh umat dalam menghadapi tantantangan radikalisme,” kata Wapres.

Menurutnya, sejak dibentuk pada tahun 1990 di Malang, Jawa Timur, ICMI telah berkembang menjadi organisasi cendekiawan muslim yang berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa.

“Saya mengenal ICMI sebagai organisasi cendekiawan muslim yang peduli terhadap lingkungan, memiliki kemampuan berpikir, dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memecahkan berbagai masalah sosial kemasyarakatan termasuk memberikan jalan keluar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput,” ucapnya.

Ma’aruf berharap Silaknas ICMI tahun 2019 dapat menjawab tantangan yang dihadapi oleh umat pada saat ini.

Ia mengatakan terdapat tiga tantangan utama umat. Pertama, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM); Kedua, menghilangkan kemiskinan dan ketimpangan; Ketiga, imunisasi umat dari penyebarluasan radikalisme dengan menggunakan simbol-simbol agama.

“Saya menaruh harapan yang tinggi terhadap penyelenggaraan Silaknas kali ini dan kepada ICMI secara keseluruhan, untuk mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi berbagai persoalan yang dihadapi umat dan bangsa Indonesia sekarang ini,” ujar Ma’ruf. (T/Ais/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)