Gaza, MINA – Di tengah genosida yang masih berlangsung, warga Gaza tetap antusias menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat warga melaksanakan salat Tarawih perdana Ramadhan 1447 H pada Rabu (17/2) di tengah reruntuhan bangunan.
Orang tua hingga anak-anak turut serta dalam salat berjamaah tersebut. Mereka memadati area yang masih dapat digunakan untuk beribadah, meski dikelilingi puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan.
Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan Tarawih, di tengah kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan. Keterbatasan fasilitas dan ancaman keamanan tidak menyurutkan semangat mereka untuk menjalankan ibadah.
Ini menjadi kali ketiga warga Gaza menjalani Ramadhan di tengah blokade dan serangan Israel yang masih terus berlangsung.
Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional
Meski perjanjian gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat telah berlaku sejak 10 Oktober tahun lalu, Israel masih terus melakukan pelanggaran. Kementerian Kesehatan melaporkan setidaknya 603 warga Palestina syahid dan 1.618 lainnya mengalami luka-luka sejak kesepakatan tersebut diberlakukan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Smotrich Ancam akan Hancurkan Beirut Seperti Khan Younis di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic