Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga Palestina di Thailand Kesulitan Penuhi Kebutuhan Hidup

Ali Farkhan Tsani - Rabu, 26 Januari 2022 - 04:21 WIB

Rabu, 26 Januari 2022 - 04:21 WIB

42 Views

Bangkok, MINA – Fatima Jaber, aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) mengungkapkan, pengungsi Palestina di Thailand menderita kondisi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup mereka.

“Sebagian besar dari mereka tidak mampu mengamankan persyaratan penuh kehidupan yang layak, memperbarui dokumen tempat tinggal dan perawatan kesehatan mereka,” ujar Fatima. Seperti dilaporkan Quds Press, Selasa (25/1).

Ia mengungkapkan, para pengungsi Palestina di Thailand menghadapi kesulitan untuk memasuki pasar tenaga kerja, karena kondisi ilegal mereka.

“Beberapa pengungsi Palestina di sana tidak memiliki cukup uang yang dibutuhkan untuk membeli sejumlah makanan, obat-obatan, dan memperbarui tempat tinggal,” lanjutnya

Baca Juga: UNRWA: Serangan Israel Paksa Warga Gaza Mengungsi Lagi

Ia menambahkan, utang juga telah membebani keluarga Palestina yang anggotanya menjalani operasi bedah di rumah sakit Thailand.

Beberapa keluarga juga masih harus membayar biaya perawatan anggota kerabat mereka yang telah meninggal, imbuhnya.

“Beberapa keluarga Palestina telah meninggalkan Thailand ke Eropa setelah pihak berwenang Thailand melakukan wawancara perjalanan mereka. Sementara keluarga lain sedang menunggu tanggal untuk bepergian sehubungan dengan pandemi Corona,” ujar Fatima.

Menurut data yang ia miliki, sebagian besar pengungsi Palestina yang tiba di Thailand sembilan tahun lalu, tinggal di ibu kota Bangkok. Mereka berasal dari Palestina di Suriah dan Irak.

Baca Juga: 62.966 Orang Jumlah Syahid dalam Genoside Israel per 28 Agustus 2025

Jumlah pengungsi Palestina di Thailand diperkirakan 350 orang, sebelum jumlah mereka yang meninggalkan negara itu. (T/RS2/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Genosida Israel per 27 Agustus 2025: Syahid 62.900 Jiwa

Rekomendasi untuk Anda