Warga Palestina Protes Kunjungan Blinken ke Ramallah, Tuntut Penghentian Pembicaraan

Warga Palaestina gelar aksi protes kunjungan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ke Ramallah. (Foto: Anadolu)

Ramallah, MINA – Ratusan warga Palestina mengorganisir protes pada hari Ahad (5/11) di pusat kota Ramallah di Tepi Barat untuk memprotes kunjungan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ke kota tersebut dan menuntut Otoritas Palestina menghentikan pembicaraan dengannya.

Sekelompok pengunjuk rasa berkumpul di Al-Manara Square di pusat Ramallah dan mengibarkan spanduk serta meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk peran Amerika dalam perang Israel di Jalur Gaza, dan menuduh pemerintahan Biden berpartisipasi aktif dalam perang tersebut.

“Kami berdiri di sini hari ini menentang kunjungan penjahat perang dan mitra Israel, Antony Blinken,” Bassam Al-Salhi, Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Palestina, mengatakan kepada Anadolu.

Dia menambahkan: “Blinken datang ke Ramallah hari ini seperti seorang pembunuh yang berjalan di pemakaman korban yang dibunuhnya. Kami menolak kebijakan Amerika.”

Baca Juga:  Tujuh Warga di Kota Tenda Mawasi Syahid oleh Serangan Israel

“Satu bulan setelah perang, persatuan Palestina diperlukan untuk menggagalkan upaya Israel… Kami mengatakan bahwa Hamas adalah bagian integral dari komunitas Palestina dan kita harus berdiri bersama untuk melawan dan menghentikan agresi Israel,” ujarnya.

Pastor Abdullah Julio, kepala Biara Katolik Yunani Melkite di Ramallah, mengatakan kepada Anadolu: “Kami berdiri di sini bersama Gaza untuk memberi tahu dunia bahwa kami bersama mereka.”

“Bagaimana Menteri Luar Negeri AS bisa datang ke Ramallah dan pemerintahannya memimpin pertempuran melawan Gaza?’ katanya.

“Perang yang terjadi di Gaza tidak adil dan bersifat politis, bukan perang agama, dan sayangnya agama dipolitisasi,” ujar Abdullah Julio.

Julio menyerukan negara-negara Barat untuk berupaya menghentikan perang, dan menambahkan: “Jika Anda menginginkan stabilitas, berkontribusilah dalam menyelesaikan masalah Palestina. Rakyat Palestina yang tertindas berhak mendapatkan keadilan.”

Baca Juga:  12 Tentara Israel Terluka dalam 24 Jam Terakhir di Gaza

Blinken mengunjungi Ramallah pada hari Ahad untuk bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menurut sumber resmi Palestina.

Pada hari Sabtu, Blinken bertemu dengan para menteri luar negeri Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, dan Yordania, serta Sekretaris Jenderal Komite Eksekutif PLO, Hussein Al-Sheikh, di ibu kota Yordania, Amman, sebagai bagian dari kunjungan yang dimulai sebelumnya di Israel.

Blinken mengatakan pada konferensi pers setelah pertemuan tersebut bahwa Washington saat ini menentang gencatan senjata, dengan alasan hal itu akan menguntungkan Hamas.

Pekan lalu tentara Israel memperluas serangan udara dan daratnya di Jalur Gaza, yang telah mengalami serangan udara tanpa henti sejak serangan mendadak oleh kelompok perlawanan Palestina Hamas pada 7 Oktober.

Baca Juga:  PBB: Serangan Bom Israel di Gaza Ciptakan 39 Juta Ton Puing

Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober adalah 9.500 orang, termasuk 3.900 anak-anak dan 2.509 wanita, menurut angka resmi terbaru. (T/R7/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: sri astuti

Editor: Ismet Rauf