WARGA ILEGAL YAHUDI SERBU AL-QUDS

(Foto: PIC)
(Foto: PIC)

Al-Quds, 27 Rajab 1436/16 Mei 2015 (MINA) – Para aktivis Palestina menyerukan warga Al-Quds, untuk bersiap siaga dan berjaga di Masjid Al-Aqsha untuk menghadang aksi longmarch warga ilegal Yahudi Israel yang menyatakan sebelumnya akan menggerebek masjid tersebut pada Ahad (17/5), yang mereka sebut dengan hari penyatuan Al-Quds.

Polisi Israel menyatakan akan memberlakukan prosedur khusus di Al-Aqsha pada Ahad untuk mengamankan longmarch warga ilegal Yahudi, The Palestinian Information Center (PIC) melaporkan.

Para aktivis menyatakan, organisasi Pesatuan Organisasi Kuil Yahudi dan Organisasi Perempuan Pro Kuil telah menyerukan kepada warga Yahudi untuk ikut dalam penggerebekan Masjid Al-Aqsha tersebut.

Mereka bermksud menerapkan program Yahudisasi sentral di sana dengan tema “Ritual Subuh di Gerbang-gerbang Kuil”, yang mereka klaim berada di masjid tersebut.

Program itu secara khusus menyambut kedatangan seorang arsitek penggrebekan rabi Yahudi Yehuda Glick yang beberapa bulan lalu mengalami usaha pembunuhan terhadap dirinya. Dalam aksi tersebut, warga Yahudi akan berusaha mengibarkan bendara zionis Israel ke kawasan masjid.

Pemerintah Israel mengeluarkan keterangan, aksi longmarch Yahudi itu tidak akan seperti biasa. Sekitar 50 ribu warga yahudi masuk Al-Quds berjalan kaki dari gerbang Amud menuju jalan Wadi dan hingga berakhir di tembok Ratapan (Buraq).

Israel juga meminta kepada pedagang di jalan Wadi agar menutup toko mereka setelah jam 5.00 dan tidak mengeluarkan barang dagangan mereka untuk dipajang.

Sebelumnya, sejumlah lembaga HAM Israel dan Palestina mengajukan tuntutan keberatan kepada Mahkamah Tinggi Israel supaya menggagalkan aksi longmarch bendera di Al-Quds. Namun mahkamah Israel menolak keberatan itu, dan tetap memberikan izin kepada aksi tersebut. (T/P011/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0