Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Webinar: Revitalisasi Peranan Ulama dalam Pencegahan Penularan Covid-19

kurnia - Rabu, 29 Juli 2020 - 16:24 WIB

Rabu, 29 Juli 2020 - 16:24 WIB

3 Views ㅤ

Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Zaitun Rasmin (Foto: MINA/kurnia)

Jakarta, MINA – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhammad Zaitun Rasmin mengatakan kesadaran masyarakat Indonesia terkait pencegahan penularan Covid-19 masih sangat rendah.

“Pihaknya mengingatkan bahwa negeri ini belum aman dari penularan Covid-19 dan masih banyak korban, kalau masyarakat semakin tidak waspada dan menganggap biasa tidak peduli memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” kata Zaitun dalam webinar berjudul “Revitalisasi Peran Ulama Dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Era New Normal,” secara zoom virtual Selasa (28/7).

Zaitun mengatakan, coba berkaca pada kondisi Wuhan, China sebagai kota pertama mendeteksi adanya virus corona saat ini kondisi disana tidak terlalu membahayakan sebab, tingkat kepatuhan masyarakatnyatinggi, sehingga dengan kebijakan lockdown selama 3 bulan Wuhan mampu menekan angka kekahwatiran penyebaran Covid-19.

“Sekarang ini angka penularan Covid-19 masih semakin tinggi di Indonesia, hingga menembus angka 100 ribu. Lebih tinggi dari China, negara yang pertama kali menularkan Covid-19, angka kematian mendekati 4.000 orang, tentu saja ini angka yang mengkhawatirkan,” tegasnya.

Baca Juga: Cuaca Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Akhir Pekan Ini

Zaitun mengajak masyarakat membantu menekan laju penyebaran virus corona tersebut, dan menyadari penyakit covid-19 ini sangat berbahaya. “Namun sebagai umat Islam, harus ikhtiar, dan inilah dilakukan MUI agar umat terhindar dari Covid-19,” ujarnya.

Zaitun berpesan agar masyarakat sebagai umat bisa saling memperkuat, saling mengingatkan dan menyadarkan, juga membangun keperihatinan atas kondisi ini. (R/R4/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Hari Terakhir Pelunasan, Seluruh Kuota Haji Khusus 1446 H/2025 M Sudah Terisi

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Indonesia
Dunia Islam
Indonesia