Workshop Jarlitbang Dianggap Penting Tingkatkan Mutu Pendidikan

Padang, 18 Jumadil Akhir 1438/17 Maret 2017 (MINA) – Walikota Padang yang diwakili Asisten II Bidang Ekbang Kesra, Hermen Peri mengatakan Workshop Jaringan Penelitian dan Pengembangan (Jarlitbang) Pendidikan Kota Padang di tahun 2017 dianggap penting tingkatkan mutu pendidikan.

Pemerintah Kota Padang melalui Bappeda menggelar Workshop Jarlitbang Pendidikan Kota Padang di tahun 2017 dengan mengangkat tema “kajian peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan”. Kegiatan tersebut dibuka Walikota yang diwakili Asisten II Bidang Ekbang Kesra, Hermen Peri dengan diikuti Kepala Sekolah tingkat SMP, SD, TK serta Kepala UPTD se-Kota Padang.

Hermen menyebutkan, workshop Jarlitbang Pendidikan penting dilakukan sebagai wadah berhimpunnya para praktisi maupun pemerhati yang membahas kemajuan dan fenomena dalam dunia pendidikan, demikian siaran pers Humas Kota Padang yang diterima MINA.

“Kegiatan ini diharapkan, juga dapat mengungkapkan berbagai permasalahan yang terjadi serta upaya strategi kebijakan yang perlu ditangani dalam peningkatan pendidikan ke depan. Baik dari segi peningkatan mutu pendidikan, sarana dan prasarana, kualitas SDM maupun kualitas pendidikan itu sendiri,” ujarnya.

Hermen mengatakan, melalui workshop Jarlitbang pendidikan ini mengharapkan semua peserta bisa mengambil ilmu dan pengalaman dari nara sumber di samping mendiskusikan isu-isu aktual demi kemajuan dan perkembangan pendidikan di Kota Padang.

“Semoga, melalui forum pertemuan ini semakin meningkatkan mutu dan kualitas proses pendidikan kita di Kota Padang ke depan,” ujarnya sewaktu membuka kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Pangeran, Kamis (16/3).

Hermen menyebutkan, workshop Jarlitbang Pendidikan penting dilakukan sebagai wadah berhimpunnya para praktisi maupun pemerhati yang membahas kemajuan dan fenomena dalam dunia pendidikan.

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Kota Padang M. Nur Amin berpendapat, dalam workshop Jarlitbang pendidikan tersebut ada beberapa hal yang sangat penting dibahas. Yaitunya khusus bagi seorang guru itu diwajibkan harus memegang empat kompetensi yakni pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.

“Dengan memegang 4 kompetensi, berarti guru itu sudah dinyatakan layak sebagai pengajar dan pendidik. Sehingga, manfaat seorang guru di dalam lokal betul-betul dirasakan peserta didik dan proses pembelajaran betul-betul optimal,” pungkasnya.

Kepala Bidang Sosial Perencanaan dan Kebudayaan Bappeda Padang, Hermansyah selaku panitia pelaksana menyebutkan, tujuan kegiatan ini secara umum yaitu untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan insiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya manusia (SDM) yakni para guru.

Selanjutnya, kegiatan ini juga demi mengetahui kinerja pendidikan dasar antar sekolah di Padang, lalu meningkatkan kompetensi yang baik antar sekolah serta saling memberikan masukan kepada semua stakeholder pendidikan demi mengatasi kelemahan atau kekurangan dalam pelaksanaan pendidikan serta menetapkan konsep pendidikan.

“Adapun hasil yang diharapkan dalam workshop ini yaitu, agar tersedianya laporan workshop Jarlitbang pendidikan Kota Padang 2017. Kemudian rencana kerja tindak lanjut (RKTL) bersama dalam pelaksanaan pendidikan serta mendapatkan rekomendasi kebijakan-kebijakan Jarlitbang tersebut,” sebutnya.

Dalam kegiatan tersebut turut menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Prof Ganefri, Phd (Rektor UNP), Drs Rasoki Lubis, M.Pd (Kepala LPMP Sumbar, Prof Sufiama Marsidin, M.Pd (Ketua BAN Sumbar dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Barlius. (L/R07/R01)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.