World Zakat Forum 2018 Buka Pendaftaran Peserta

Jakarta, MINA – World Zakat Forum (WZF) membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menjadi peserta dan megikuti kegiatan WZF 2018 International Conference yang akan diselenggarakan di Melaka, Malaysia pada 5-7 November 2018.

Wakil Direktur Pusat Kajian Strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Muhammad Hasbi Zaenal mengatakan, acara ini terbuka untuk masyarakat yang ingin terlibat aktif dalam diskusi zakat dunia.

“Peserta terbuka dari mana saja, mulai dari pimpinan praktisi lembaga zakat se-dunia, pimpinan daerah dan dinas terkait, akademisi dan peneliti, mahasiswa, dan umum. Masyarakat juga diberikesempatan untuk mengirim papernya,” katanya.

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam fungsinya sebagai Sekretariat WZF bekerjasama dengan Pusat Zakat Melaka dan Center for Islamic Philantrophy and Social Finance of Universiti Teknologi Mara (CIPSF-UiTM).

WZF 2018 International Conference mengangkat tema utama “Penguatan Kerjasama Zakat Global dalam Peningkatan Kesejahteraan Umat”.

Para peserta juga akan terlibat dalam pembahasan topik-topik lain, seperti tentang manajemen resiko untuk lembaga zakat, fikih zakat kontemporer, penguatan peran forum zakat dunia dan zakat untuk Sustainable Development Goals (SDGs).

Pembicara dari beberapa negara juga dijadwalkan hadir, diataranya Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Mujahid Yusof Rawa dari Malaysia, Darkhan Kaletayev dari Kazakhstan serta Awang Badaruddin bin Awang Othman dari Brunei Darussalam.

“Pendaftaran peserta lebih lanjut dapat mengakses http://baznas.go.id/worldzakatforum2018. Paper yang terpilih akan dipublikasikan pada waktu konferensi,” kata Hasbi.

World Zakat Forum merupakan organisasi yang menghubungkan para ahli, periset dan akademisi serta organisasi yang berkomitmen dalam kemajuan zakat dunia. Konferensi pertama WZF diselenggarakan di Yogyakarta pada 2010 lalu. WZF diharapkan mampu menjadi solusi permasalahan yang sangat dinamis dalam dunia islam.(R/R04/RS3) 

Mi’raj News Agency (MINA)