Sanaa, MINA – yaman/">Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman (YAF), Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan bahwa Bandara Ben Gurion di Tel Aviv tidak akan aman sampai perang Israel di Gaza berakhir.
Pada pernyataan Jumat (21/3) tersebut, Saree mengatakan, Pasukan Roket YAF meluncurkan rudal balistik hipersonik Palestine-2 di Bandara Ben Gurion Israel. Al Mayadeen melaporkan.
Akibatnya, sirene meraung di hampir dua lusin kota besar yang diduduki Israel, termasuk beberapa pemukiman kota di Tel Aviv, al-Quds dan Beit Shemesh yang diduduki.
Saree menekankan bahwa Bandara Ben Gurion tidak lagi aman untuk lalu lintas udara. Ia memperingatkan bahwa bandara itu akan tetap menjadi target sampai perang Israel di Gaza berakhir.
Baca Juga: Dana USAID Dipotong, 120 Lebih Mahasiswi Afghanistan Terancam Dideportasi
Sebelumnya, komando militer pendudukan Israel mengatakan bahwa sirene diaktifkan pada Jumat malam di beberapa daerah di Palestina tengah yang diduduki setelah peluncuran yaman/">rudal dari Yaman, menambahkan bahwa proyektil itu dicegat.
Suara ledakan rudal pencegat terdengar di seluruh daerah pusat dan al-Quds yang diduduki. Media Israel melaporkan penghentian sementara lalu lintas udara di Bandara Ben Gurion. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Muslim Australia Desak Tindakan Tegas Atasi Islamofobia yang Terus Meningkat