Yakhsyallah Mansur: Baca Al-Quran Setiap Hari Mudah Mendapat Hidayah

Cileungsi, Kabupaten Bogor, MINA – Imaam Yakhsyallah Mansur mengingatkan kepada jamaah masjid At-Taqwa dan warga pesantren khususnya, juga kepada umat Islam seluruhnya, untuk senantiasa membaca dan merenungkan isi kandungan Al-Quran setiap hari, sebab ia (Al-Quran) akan mudah diresapi maknanya jika membacanya secara rutin.

“Membaca Al-Quran setiap hari menjadikan hati ini mudah menerima hidayah. Sebaliknya, jika jarang baca Al-Quran maka hidayah akan sulit masuk ke hati kita,” katanya di hadapan ratusan jamaah shalat Subuh berjamaah.

Dalam kajian surah As-Shaffat [37] ayat ke 166-170 di Masjid At-Taqwa, kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah, Cileungsi, Bogor, Ahad (20/1), Imaam mengisahkan tentang orang-orang kafir Quraish dahulu yang mengingkari Al-Quran.

“Orang-orang kafir Quraisy keliru tentang Allah karena didasari kebodohan. Mereka menganggap Allah salah dalam menurunkan kitab Al-Quran.  Mengapa baru sekarang diturunkan Al-Quran?”, katanya.

Oleh karenanya, Allah mengingatkan dalam Al-Quran surah As-Shaffat bahwa orang-orang kafir akan mendapat balasan dari apa yang telah mereka perbuat, yakni siksa yang pedih di akhirat.

Kajian rutin Al-Quran di Masjid At-Taqwa merupakan salah satu program yang banyak diminati jamaah masjid dan masyarakat sekitar. Program itu diasuh langsung oleh Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur dengan kajian utama tafsir Al-Quran, mengambil beberapa referensi tafsir Al-Maududi, Al-Maraghi dan beberapa sumber lainnya.

Program ini sudah berlangsung hampir setahun, mulai dari kajian surat Al-Fatihah, Al-Baqarah dan kini sudah sampai Surat ke-37 Ash-Shaffat. Kajian tadarus, tarjamah lafdziyah dan tafsir ini dilakukan terutama tiap bada shalat Shubuh dan Isya.

Kajian lainnya di Masjid At-Taqwa Kompleks P0npes Al-Fatah Cileungsi, berupa Aqidah tiap bada Subuh Rabu, Riyadhush Shalihin tiap bada Subuh Sabtu, Tafsir Al-Maraghi tiap bada Shubuh Jumat, Ta’lim Muslimah tiap bada shalat Jumat, dan muroja’ah santri-santri tahfidz. (L/P2/P1/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)