Yayasan Wakaf Baitul Asyi Aceh Jadi Model Pengembangan Wakaf Produktif

(Foto: Istimewa)

Banda Aceh, MINA – Yayasan Wakaf Baitul Asyi melalui badan usahanya Toko Sembako Mitra Abadi mendapatkan penghargaan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh sebagai salah satu pengelola wakaf produktif di Aceh.

Penghargaan ini menjadi penting mengingat selama ini wakaf yang berkembang di Aceh lebih banyak pada sektor-sektor yang tidak produktif seperti wakaf masjid, lahan kuburan dan lembaga-lembaga pendidikan seperti dayah maupun madrasah.

Dalam pernyataan resmi Yayasan Wakaf Baitul Asyi, Jumat (16/12), dengan pemberian penghargaan ini diharapkan Yayasan Wakaf Baitul Asyi dapat menjadi contoh sekaligus model bagi Nazir (pengelola) lainnya untuk terus mengembangkan harta wakaf sehingga memiliki dampak masif dalam masyarakat.

Baca Juga:  Pemprov DKI Jakarta Peringati HUT ke-497

Acara pemberian penghargaan ini sendiri merupakan dari rangkaian kegiatan Workshop Penguatan Literasi dan Sosialisasi Pengembangan Wakaf Produktif yang diselenggarakan oleh Bappeda Aceh yang bekerjasama dengan Kanwil Kemenag Aceh, Baitul Mal Aceh, Badan Wakaf (BWI) Aceh dan para Nazir wakaf yang berada di wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, pekan ini.

Selain Yayasan Wakaf Baitul Asyi, Bappeda juga dalam acara ini memberikan penghargaan kepada Yayasan Wakaf Barbate dan Nazir Wakaf Mesjid Jami’ Lueng Bata sebagai Nazir percontohan wakaf produktif.

Dengan kegiatan ini Bappeda Aceh mengharapkan ke depan wakaf dapat menjadi instrumen pengembangan ekonomi melalui sosial keuangan Islam, sebagaimana yang terjadi di negara-negara Arab seperti Arab Saudi dan Mesir.

Baca Juga:  Penghulu Diminta Beri Edukasi Bahaya Judol Pada Calon Pengantin

Di kedua negara tersebut, wakaf telah menjadi instrumen handal menjadi penopang ekonomi.

Arab Saudi mempunyai hotel wakaf seperti Hotel Usman bin Affan dan Hotel Baitul Asyi, sedangkan di Mesir, lembaga pendidikan seperti Universitas Al-Azhar dibangun dengan menggunakan wakaf.(R/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Rana Setiawan

Editor: Ismet Rauf