Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

YBSMU-Inisiatif Zakat Indonesia Bantuan Pasien Gagal Ginjal

kurnia - Rabu, 26 Januari 2022 - 19:52 WIB

Rabu, 26 Januari 2022 - 19:52 WIB

23 Views ㅤ

Jakarta, MINA – Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) sebagai strategic partner PT Bank Syariah Indonesua Tbk (BSI) bersinergi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) terkait dengan bantuan kepada pasien gagal ginjal yang termasuk kategori mustahik atau tidak mampu.

Program kerja sama Laznas BSMU dan IZI di Klinik Hemodialisa ini berlangsung selama 4 bulan yaitu sejak Desember 2021 – Maret 2022 berupa bantuan (advokasi) pasien, bantuan operasional pasien dan pembinaan pasien.

Terkait Kerja sama program tersebut pada Rabu (26/1), dilakukan silaturahim dan report Klinik Hemodialisa IZI di Jl. H. Bona, Kelurahan Limo, Kec. Limo, Kota Depok.

Hadir Direktur Care Program Yayasan BSMU, Ilham Syahputra; Direktur Pendayagunaan IZI, Nana Sudiana; dan Manajer Klinik Hemodialisa IZI, Luqman Jasin.

Baca Juga: Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan 1 Syawal 1446 H, Ahad 30 Maret 2025

Direktur Pendayagunaan IZI, Nana Sudiana menyampaikan, sinergi ini diharapkan bisa mengoptimalkan penyaluran manfaat dalam bentuk zakat dan diserahkan langsung ke penerima manfaat.

“Semoga dengan beroperasinya Klinik Hemodialisa, penerima manfaat bisa merasakannya,” kata Nana.

Ia mengatakan, selain manfaat cuci darah, nantinya di klinik ini penerima manfaat juga diberikan tausiah dari ustaz yang dipilih. Sehingga dengan ini, selain fisik, pasien juga dibantu dalam bentuk pembinaan psikologi dan agama. Kedepan, selain Klinik Hemodialisa ini akan ada pengembangan menjadi klinik pratama, dan penambahan klinik mata dan katarak.

Direktur Care Program Yayasan BSMU, Ilham Syahputra mengatakan, program terkait hemodialisa ini merupakan Kerja sama antara BSMU dengan pihak IZI.

Baca Juga: Non-Muslim di Banda Aceh Patuh Aturan, Tak Berjualan Siang Hari Selama Ramadhan

“Kami mengucapkan terima kasih kepada IZI dan tim sehingga layanan di Klinik Hemodialisa bisa segera dibuka dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ilham.

Manajer Klinik Hemodialisa IZI, Luqman Jasin menjelaskan saat ini, Klinik Hemodialisa sedang mengurus izin operasional dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI).

“Meskipun demikian kami sudah bisa melakukan aktivitas advokasi pasien salah satunya adalah bantuan kepada penerima manfaat yang tidak disupport obat dari BPJS,” kata Luqman.

Selain itu bantuan yang diberikan adalah akomodasi transportasi, ambulance dan susu khusus pasien ginjal cuci darah. Selain pembinaan fisik juga terdapat pembinaan agama yang dilakukan di ruangan Klinik di lantai 3.

Baca Juga: LPPOM MUI Imbau Pemudik Waspada Jamu Mengandung Alkohol

Program kerjasama Laznas BSMU dan IZI di Klinik Hemodialisa meliputi bantuan obat pasien yang tidak ditanggung BPJS atau ditanggung BPJS akan tetapi sangat menyita waktu, tenaga dan biaya, bantuan akomodasi, bantuan iuran BPJS dan bantuan cuci darah. (R/R4/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1446, Senin 31 Maret 2025

Rekomendasi untuk Anda