Yordania akan Jadi Pemasok Listrik untuk Permukiman Ilegal Israel

Yerusalem, MINA – Israel, Yordania dan UEA diperkirakan menandatangani kesepakatan pada Senin (22/11) di Dubai  untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya di gurun Yordania yang akan menghasilkan listrik untuk Israel, sebagai imbalan bagi Israel yang akan menyediakan air bagi Yordania.

Situs web berita Israel Walla melaporkan, para pejabat mengatakan perjanjian itu adalah proyek kerja sama regional terbesar yang pernah dicapai antara Israel dan tetangganya, MEMO melaporkan.

Menurut situs berita tersebut, perjanjian, yang juga akan ditandatangani di hadapan seorang pejabat senior Amerika, terjadi setelah berbulan-bulan negosiasi rahasia antara ketiga negara.

Pakar Palestina Dr Saleh Al Naami mengatakan kesepakatan itu akan mengubah gurun Yordania menjadi basis dukungan untuk permukiman ilegal dan melihat limbah Israel diarahkan ke Yordania.

“Yordania memiliki gurun di selatan dan ini akan digunakan untuk pembangkit listrik tenaga surya besar menghasilkan listrik untuk diekspor ke pemukiman Israel di Negev dan Tepi Barat,” kata Al-Naami.

“Bagian dari infrastruktur industri Israel, yang memiliki emisi polusi yang membahayakan daerah padat penduduk di Israel akan dipindahkan ke gurun Yordania dengan dalih mempekerjakan pekerja Yordania,” ujarnya.

Al-Naami menekankan, rencana ini membuktikan Yordania semakin melayani kepentingan Israel. (T/R7/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)