Yordania: Israel Harus Hentikan Penggalian Dekat Al-Aqsa

Amman, MINA – Yordania meminta otoritas pendudukan Israel untuk segera menghentikan pekerjaan penggalian di Al-Buraq Square, yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsa.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Dhaifallah Al-Fayez mengatakan dalam sebuah pernyataan, pihak berwenang Israel harus segera menghentikan pekerjaan yang sedang berlangsung di Al-Buraq Square, dan mematuhi kewajiban mereka sebagai penguasa pendudukan di Yerusalem.

Al-Fayez mengingatkan “Israel” untuk mematuhi hukum internasional dan berhenti merusak identitas Kota Tua di Yerusalem atau mengubah karakternya.

Dia menegaskan penolakan Yordania atas semua tindakan sepihak Israel di Yerusalem yang diduduki dan sekitar Masjid Al-Aqsa, media Safa melaporkan, Senin (11/1).

Dia menambahkan, “administrasi wakaf Yerusalem dan urusan Masjid Al-Aqsa Yordania yang diberkati, memiliki yurisdiksi eksklusif dalam mengelola semua urusan Masjid Al-Aqsa secara keseluruhan.”

Al-Fayez menunjukkan, semua pekerjaan pemeliharaan dan restorasi di masjid dan sekitarnya berada dalam kewenangan eksklusif Administrasi Wakaf Yerusalem.

Departemen Wakaf Yerusalem memperingatkan pada hari Ahad (10/1), bahwa pihak berwenang Israel akan melanjutkan proyek-proyek Judaizing di Al-Buraq Square, mencatat bahwa mereka mengikuti dengan penuh perhatian pekerjaan penggalian yang sedang berlangsung di Al-Buraq Square dan dekat Gerbang Mughrabi, tembok barat Al-Aqsa. (T/B04/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)