Yordania Kecam Serangan Israel Terhadap Jamaah Al-Aqsha

Amman, MINA – Pemerintah Yordania pada Selasa, 12 Maret, mengecam keras serangan Israel terhadap jamaah Al-Aqsha.

Pengusiran oleh otoritas Israel terhadap umat Muslim dari kompleks Masjid Al-Aqsha merupakan “serangan terang-terangan terhadap kebebasan beragama”, kata Abdul Nasser Abu al-Basal, Menteri Abadi Agama Yordania. Seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Abu al-Basal menggambarkan penutupan Israel baru-baru ini di kompleks Al-Aqsha sebagai “serangan terhadap kebebasan beragama dan pelanggaran hak Muslim untuk mengunjungi tempat-tempat suci mereka”.

Sebelumnya, pasukan Israel menutup beberapa pintu masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha di tengah bentrokan yang sedang berlangsung dengan warga Palestina.

“Tentara Israel menyerbu kompleks Al-Aqsha dan menyerang tokoh-tokoh agama,” Firas al-Dibs, juru bicara Otoritas Keagamaan Yerusalem, kantor yang dikelola Yordania untuk mengawasi situs Muslim dan Kristen di kota itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pihak berwenang Israel, belum mengomentari pernyataan tersebut.

Ketegangan meningkat di Yerusalem Timur yang diduduki Israel sejak bulan lalu, ketika polisi secara tiba-tiba menyegel gerbang Baab al-Rahma, dan memicu demonstrasi kemarahan kaum Muslim Palestina.

Dalam pekan-pekan sejak itu, otoritas Israel telah melarang sejumlah warga Palestina, termasuk pejabat agama, memasuki Al-Aqsha. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)