YouTuber Pakistan Satukan kembali Keluarga yang Terpisah antara India-Pakistan

Lahore, MINA – Pada saat hubungan antara India dan Pakistan rusak karena permusuhan, saluran YouTube yang berbasis di Pakistan menyatukan kembali keluarga yang terpisah saat pemisahan kekuatan nuklir Asia Selatan pada tahun 1947.

Dalam reuni terbaru, Nasir Dhillon, 37, yang memiliki saluran YouTube Punjabi Lehar dari Pakistan, telah berhasil menyatukan kembali dua bersaudara yang tinggal di India dan Pakistan setelah terpisah 75 tahun, Anadolu melaporkan pada Sabtu (15/1).

Sebuah video reuni dua bersaudara, Muhammad Siddique, yang tinggal di kota Faisalabad, Pakistan timur, dan Sikka Khan, seorang penduduk negara bagian Punjab di India utara, menjadi viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan persatuan emosional setelah mereka bertemu untuk pertama kalinya awal pekan ini di kuil Kartarpur Gurdwara di Pakistan.

Dhillon, yang tinggal di Faisalabad dan menjalankan saluran tersebut bersama dengan teman Sikhnya, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa dia telah berhasil menyatukan kembali lebih dari 200 keluarga.

“Kami menjalankan saluran web ini sebagai hobi. Fokus utama kami adalah pada cerita-cerita yang terkait dengan partisi,” katanya.

Dhillon mengatakan pada November tahun lalu dia menyatukan kembali dua teman masa kecil yang terpisah.

“Sardar Singh sekarang menetap di Amerika dan keluarga temannya Raju tinggal di Pakistan. Kami juga memfasilitasi kunjungan penyanyi Punjabi India Gippy Grewal ke desa asalnya Chak 47 Mansooran di Faisalabad,” katanya.

Dhillon mengatakan mereka menemukan banyak kasus di masa lalu di mana orang tua ditinggalkan di India dan anak-anaknya datang ke Pakistan atau sebaliknya, dan koridor Kartarpur telah memfasilitasi pertemuan keluarga yang terpisah itu.

Terlepas dari dinginnya hubungan bilateral, Kashmir, Islamabad dan New Delhi menandatangani perjanjian penting pada November 2019 untuk membuka koridor Kartarpur yang memungkinkan peziarah India mengunjungi kuil suci Sikh di Pakistan. (T/R7/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)