Zina Perbuatan Keji dan Percepat Azab

Oleh: Ali Farkhan Tsani, Wartawan Kantor Berita MINA (Mi’raj News Agency)

Zina merupakan perbuatan yang dilarang keras oleh Allah dan termasuk dosa besar.

Zina juga termasuk perbuatan keji yang harus dihindari oleh orang-orang yang beriman kepada Allah.

Allah memperingatkan di dalam ayat-Nya:

 وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلزِّنَىٰٓ‌ۖ إِنَّهُ ۥ كَانَ فَـٰحِشَةً۬ وَسَآءَ سَبِيلاً۬

Artinya : “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek.” (QS Al-Isra/17: 32).

Di dalam Tafsir Al-Quran Kementerian Agama RI dijelaskan, melalui ayat ini melarang para hamba-Nya mendekati perbuatan zina. Maksudnya ialah melakukan perbuatan yang membawa pada perzinaan, seperti pergaulan bebas tanpa kontrol antara laki-laki dan perempuan, membaca bacaan yang merangsang, menonton tayangan sinetron dan film yang mengumbar sensualitas perempuan, dan merebaknya pornografi dan pornoaksi.

Semua itu benar-benar merupakan situasi yang kondusif bagi terjadinya perzinaan. Larangan melakukan zina diungkapkan dengan larangan mendekati zina untuk memberikan kesan yang tegas, bahwa jika mendekati perbuatan zina saja sudah dilarang, apa lagi melakukannya.

Dengan pengungkapan seperti ini, seseorang akan dapat memahami bahwa larangan melakukan zina adalah larangan yang keras, sehingga benar-benar harus dijauhi.

Ibnul Qayyim Al-Jauziyah menegaskan kerasnya pengharaman zina. Zina adalah seburuk-buruk jalan dan sejelek-jelek perbuatan. Terkumpul padanya seluruh bentuk kejelekan, yakni kurangnya agama, rusaknya kehormatan (muru’ah) dan tipisnya rasa cemburu.

Orang yang mendekati zina, apalagi melaksanakannya, maka terkumpul dalam dirinya tipu daya, kedustaan, khianat, tidak memiliki rasa malu, tidak dekat dengan Allah, tidak menjauhi perkara haram, dan telah pudar imannya.

Zina Penyebab ke Neraka

Perbuatan zina menjadi penyebab paling banyak manusia ke dalam siksa api neraka. Hal ini seperti disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam sabdanya :

 أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ اْلفَمُ وَ اْلفَرَجُ

Artinya : “Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (HR At-Tirmidzi).

Kita semua selayaknya berlindung kepada Allah dari mendekati zina apalagi berbuat zina.

Zina Percepat Azab

Jika kemaksiatan perzinaan telah menyebar di sebuah daerah, maka itu pertanda mereka telah mengundang azab Allah segera turun kepada mereka.

Hal ini seperti diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam sabdanya:

إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِيْ قَرْيَةٍ، فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ

Artinya : “Jika zina dan riba sudah menyebar di suatu kampung, maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan azab Allah atas diri mereka sendiri”.(HR Hakim, Baihaqi dan Ath-Thabrani).

Hadis tersebut menjelaskan bahwa jika zina dan riba telah menyebar di tengah suatu masyarakat, maka itu akan memancing turunnya azab Allah. Keberkahan pun akan segera dicabut dari masyarakat yang seperti itu.

Sebaliknya, keburukan dan kerusakan akan terus mendera masyarakat tersebut, selama mereka tidak berupaya mencegah tersebarnya zina dan riba, mengubah dan menghilangkannya dari kehidupan masyarakat.

Azab karena menyebarnya zina salah satunya adalah tersebarnya penyakit aids dan penyakit lainnya. Selain itu, dengan maraknya zina, nasab menjadi campur-baur, tidak jelas. Nilai-nilai dan institusi keluarga pun menjadi porak-poranda.

Semoga kita, keluarga kita dan masyarakat sekitar kita terhindar dari perbuatan zina. Aamiin. (A/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)