Zionis Israel Bunuh 3.000 Anak Palestina Sejak Tahun 2000

Gaza, MINA – Sebuah laporan memaparkan, Israel telah membunuh lebih dari 3.000 anak, terhitung sejak dimulainya Intifadhah kedua pada 28 September 2000 hingga akhir April 2017.Demikian Middle East Monitor melaporkan dikutip MINA, Kamis (23/8).

Kementerian Informasi Palestina mengatakan dalam sebuah laporan yang dirilis menjelang Hari Anak-anak, pasukan Israel telah melukai lebih dari 13.000 anak-anak, menangkap lebih dari 12.000 lainnya, dan menahan 300 anak-anak di penjara.

Laporan yang diterbitkan kemarin mengatakan, 95 persen anak-anak disiksa dan dianiaya selama penahanan mereka.

Dilaporkan pula, pasukan Israel menangkap hampir 700 anak setiap tahun, tetapi ini telah meningkat sejak dimulainya Intifada Yerusalem pada Oktober 2015. Hampir 2.000 anak ditangkap antara Oktober 2015 dan November 2016.

Laporan tersebut juga mencatat, siswa sekolah mengalami pelanggaran di pos pemeriksaan militer Israel di pintu masuk ke kota-kota Palestina, desa dan kamp-kamp pengungsi.

Laporan juga memperingatkan Israel membangun situasi ekonomi berbahaya di Lembah Jordan utara dan memaksa anak-anak Palestina untuk keluar dari sekolah.

Menurut laporan terbaru Kementerian Tenaga Kerja Palestina, ada 102.000 anak-anak Palestina di bawah usia 18 tahun saat ini menjadi pekerja dibandingkan dengan tahun 2011 yang baru sekitar 65.000.

Sekitar 20.000 pekerja Palestina dipekerjakan di pertanian pemukiman ilegal Israel, termasuk 5,5 persen anak-anak berusia 13-16 tahun yang mendapatkan upah setara dengan sepertiga dari upah minimum Israel. (T/Ayu/B01/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)