Zionis Serang Kamp Pengungsi Rafah, Puluhan Orang Syahid

Rafah
Kobaran api besar terlihat di sejumlah titik di kamp pengungsi di Rafah, selatan Gaza, usai menjadi sasaran serangan Israel pada Ahad, 26 Mei 2024. (Foto: WAFA)

Gaza, MINA – Pasukan Zionis Israel menyerang kamp pengungsi di Rafah, selatan Gaza pada Ahad malam (26/5), mengakibatkan sedikitnya 35 orang syahid dan puluhan lainnya luka-luka, kata Kementerian Kesehatan di Gaza.

Sumber-sumber di lokasi mengungkapkan, serangan itu terjadi di dekat gudang logistik milik Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Tal Al-Sultan. Padahal, sebelumnya Zionis menyebut zona tersebut aman.

Kantor Media Gaza juga melaporkan, pesawat Zionis menargetkan beberapa tenda di daerah tersebut, seraya menambahkan bahwa rudal dan bom tersebut memiliki berat 2.000 pon.

“Pembantaian Rafah merupakan pesan jelas dari Zionis kepada Mashkamah Internasional ICJ dan komunitas internasional bahwa serangan terhadap warga sipil di Gaza terus berlanjut,” kata kantor media itu.

Baca Juga:  Hamas: Zionis Sedang Kacau

Lebih lanjut, kantor media tersebut mencatat “setidaknya 190 warga Palestina terbunuh dan terluka dalam 24 jam terakhir, setelah tentara Zionis menargetkan lebih dari 10 tempat penampungan bagi para pengungsi di Jalur Gaza.”

Badan Pertahanan Sipil Gaza mengatakan, pihaknya mengangkut 50 orang, termasuk korban tewas dan terluka, setelah pemboman tersebut. Katanya, daerah yang ditargetkan menampung sedikitnya 100.000 pengungsi.

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan singkatnya mengatakan kru ambulansnya sedang memindahkan para korban ke pusat kesehatan terdekat.

Serangan itu menyebabkan kebakaran melanda daerah tersebut, yang masih berkobar, menurut saksi mata.

“Kami menyelamatkan sejumlah besar anak-anak yang menjadi korban pemboman Israel, termasuk seorang anak tanpa kepala dan anak-anak yang tubuhnya telah hancur,” kata seorang paramedis Palestina kepada Anadolu.

Baca Juga:  Analis Militer Israel: Ada Konflik antara Netanyahu dengan Jenderal IDF

Zionis sebelumnya telah mengidentifikasi kamp yang dibom di Rafah kategori “dalam zona aman di mana para pengungsi didesak untuk pergi.”

Serangan tersebut terjadi meskipun ada keputusan Mahkamah Internasional (ICJ) yang memerintahkan Israel untuk menghentikan serangannya di Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan. []

Mi’raj News Agency (MINA)