10 Operasi Perlawanan di Tepi Barat dan Yerusalem Selama 24 Jam Terakhir

Yerusalem, MINA – Aktivitas perlawanan berlanjut di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki melawan pasukan pendudukan dan pemukim Israel selama 24 jam terakhir.

Dikutip dari Shehab News Agency, menurut pantauan Ma’ata, Senin (25/9), sebanyak 10 operasi perlawanan di Tepi Barat dan Yerusalem, terutama 3 operasi penembakan, pelemparan alat peledak dan bom molotov, serta konfrontasi di 3 wilayah terpisah.

Pejuang perlawanan melepaskan tembakan ke arah pasukan pendudukan di pos pemeriksaan Al-Hamra dekat Jericho, dan menargetkan pasukan pendudukan dengan peluru di pos pemeriksaan Beit Furik di Nablus.

Pejuang perlawanan juga menembaki pasukan pendudukan di dekat kota Azzun di Qalqilya, dan melemparkan alat peledak ke lokasi militer pasukan pendudukan di Beit Ummar di Hebron.

Baca Juga:  Pasca Haji 2024, Saudi Buka Umrah Lebih Cepat dan Tanpa Vaksin Meningitis

Para pemuda pemberontak melemparkan bom molotov dan membakar kendaraan militer pasukan pendudukan selama penyerbuan Jalboun di Jenin. Konfrontasi juga terjadi di mana para pemuda melemparkan batu ke arah pasukan pendudukan.

Konfrontasi pecah di kota Al-Issawiya, Yerusalem yang diduduki, di mana para pemuda pemberontak melemparkan petasan dan batu ke arah pasukan pendudukan.

Sementara, Kota Beit Ummar, sebelah utara Hebron, menjadi saksi pecahnya konfrontasi dengan pasukan pendudukan yang dihujani oleh lemparan batu. (T/R12/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Habib Hizbullah

Editor: Ismet Rauf