Jambi, MINA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Sumatra.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 2.471 titik panas atau hotspot di Pulau Sumatra, Ahad (4/10) dengan Sumatera Selatan mencatat jumlah tertinggi.
Data tersebut menunjukkan sebaran titik panas masih terkonsentrasi di Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung.
Sementara itu, Jambi dan Riau juga masih terpantau memiliki titik panas yang memerlukan perhatian dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Ancaman karhutla juga perlu diperhatikan karena kebakaran dapat menimbulkan asap yang mengganggu kualitas udara dan jarak pandang.
BNPB melaporkan bahwa selama periode 24–30 September 2026, tim gabungan berhasil memadamkan karhutla seluas 3.799,73 hektare di enam provinsi prioritas di Sumatera dan Kalimantan.
Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap agar petugas dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic