Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dubes Palestina: Perlawanan Tidak Akan Berhenti Sampai Al-Aqsa dan Palestina Merdeka

sajadi Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 1 November 2026 - 09:18 WIB

Ahad, 1 November 2026 - 09:18 WIB

66 Views ㅤ

Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari. (Foto: Shidieq/MINA)

Jakarta, MINA – Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari menegaskan, perlawanan bangsa Palestina terhadap penjajah tidak akan berhenti sampai Palestina merdeka dan Masjid Al-Aqsa terbebas.

Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026 yang digelar Aqsa Working Group (AWG) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Ahad pagi (1/11).

“Perlawanan bangsa Palestina terhadap penjajah tidak akan berhenti sampai bangsa Palestina meraih merdeka. Sampai pembebasan Masjid Al-Aqsa,” ujar Al-Sattari.

Ia menyampaikan terima kasih kepada AWG dan Pembina Utama AWG, Imaam Yakhsyallah Mansur, atas terselenggaranya BSP tahun ini.

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

“Kurang lebih 10 bulan saya di Indonesia, sudah seperti berada di keluarga sendiri. Kalian bangsa Indonesia adalah bangsa besar dengan sejarah persatuan,” katanya.

Al-Sattari mengingatkan bahwa bangsa Palestina telah mengalami penjajahan sejak 1948 hingga saat ini.

Ia juga menyampaikan bahwa doa-doa masyarakat Indonesia menguatkan perjuangan rakyat Palestina.

“Kalau bukan karena doa kalian, kita tidak akan kuat hingga saat ini. Kami dan kalian akan terus melanjutkan perjuangan pembebasan Masjid Al-Aqsa,” tegasnya.

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

“Kami ingin melihat kalian salat di Masjid Al-Aqsa,” tambah Al-Sattari.

AWG kembali menggelar BSP 2026 sepanjang November sebagai upaya memperkuat gerakan advokasi global untuk mendukung pembebasan Masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina.

Mengusung tema “Penguatan Peran Advokasi Global menuju Pembebasan Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina”, pembukaan BSP tahun keenam tersebut berlangsung di kawasan Monas, Jakarta.

Ketua BSP 2026, Yusuf Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan tahunan tersebut menjadi ruang konsolidasi berbagai elemen masyarakat Indonesia untuk memperkuat komitmen bersama dalam membela Palestina.

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Gerakan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tokoh agama, pemerintah, parlemen, akademisi, jurnalis, mahasiswa, santri, aktivis kemanusiaan, hingga komunitas masyarakat.

BSP diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan memperkuat gerakan advokasi yang terarah serta berkelanjutan dalam menyuarakan pembelaan terhadap rakyat Palestina dan Masjid Al-Aqsa.

AWG menilai perjuangan Palestina membutuhkan komitmen jangka panjang dan gerakan kolektif yang terpimpin. Seluruh elemen masyarakat dinilai memiliki tanggung jawab untuk menentang ketidakadilan dan penjajahan, sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia.

Pembukaan BSP 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Dubes Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari. Ia didampingi Pembina Utama AWG Imaam Yakhsyallah Mansur, jajaran Presidium AWG, dan Ketua Maemuna Center.

Baca Juga: Ketua PP Wanita Islam: Dari Monas Kita Ketuk Pintu Langit untuk Kemerdekaan Palestina

Sejumlah tokoh turut hadir. Di antaranya aktivis kemanusiaan Abdillah Onim, Pembina Maemuna Center Adhyaksa Dault, penulis Asma Nadia, Anggota DPR RI Komisi II Mardani Ali Sera, Pembina Radio Silaturahim Husein Alattas, Ketua Umum PA 212 Ahmad Shobri Lubis, serta Wakil Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Oke Setiadi Afendi.

Memasuki penyelenggaraan tahun keenam, AWG menjadikan BSP sebagai agenda tahunan untuk menjaga konsistensi solidaritas masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Melalui BSP 2026, AWG mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat peran advokasi di tingkat nasional maupun internasional. Tujuannya mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Orasi Herman Budianto, Alumni Global Sumud Flotilla: Untuk Apa di Sini? Untuk Mendukung Palestina!

Rekomendasi untuk Anda