Peternakan Hewan Halal akan Dibangun di Kazakhstan

Foto: IINA News
Foto: dok. IINA News

Shymkent, Kazakhstan, 16 Rabi’ul Akhir 1437/26 Januari 2016 (MINA) – Industri global yang berbasis di Dubai, AMK Metal, akan membangun sebuah peternakan untuk 20.000 ekor sapi dan pabrik pengolahan daging untuk produksi 5.000 ton daging sapi halal berkualitas tinggi di Kazakhstan.

Global Meat News melaporkan, untuk memastikan kebutuhan peternakan dalam hal pakan, pemerintah akan mengalokasikan 2.000 hektar lahan sawah irigasi dan 17.000 hektar padang rumput, demikian IINA News memberitakannya sebagaimana dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Pabrik pengolahan daging akan berlokasi di zona industri Ordabasy di distrik Baidibek, selatan Kazakhstan, dan itu akan mencakup area seluas lima hektar.

Pada unit pengolahan juga dapat menerima sapi dari pihak ketiga guna melakukan penyembelihan dan pengolahan daging sesuai dengan aturan Islam.

“Salah satu spesifikasi utama dari komplek baru, terutama akan fokus pada ekspor produk daging sapi ke negara-negara Muslim, karena dalam faktanya daging sapi ini bersertifikat halal,” kata sebuah pernyataan dari administrasi Oblast, selatan Kazakhstan.

“Ini akan memungkinkan perusahaan pertanian lokal, termasuk petani swasta, untuk menjual produk mereka guna diekspor dengan harga yang lebih tinggi,” tambah pernyataan itu.

Yerkebulan Akhmetov, Kepala Departemen untuk Produksi dan Pengolahan Produk Hewan di Departemen Pertanian Kazakhstan, menyatakan, saat ini ada banyak peternakan menengah, kecil dan besar di Kazakhstan yang terlibat dalam pertumbuhan ternak dan perbaikan perkembangbiakan.

“Kerjasama akan membuka peluang penjualan bagi mereka. Akibatnya, petani dapat meningkatkan produksi dan dengan demikian mendapatkan keuntungan,” ujar Akhmetov.

Perwakilan dari AMK Metal tidak bersedia mengomentari proyek itu, tetapi seorang juru bicara departemen pertanian daerah menyatakan bahwa keputusan perusahaan terhubung terutama dengan potensi investasi yang tinggi dari industri daging sapi Kazakhstan.

Pejabat pemerintah mencatat, negara itu saat ini swasembada daging sapi. Oleh karena itu, bisa menggali potensi untuk ekspor.

“Ekspor pertanian dapat dilakukan sebagai sarana penting untuk mengembangkan ekonomi,” kata Asset Issekeshev, Menteri Investasi dan Pembangunan Kazakhtan.

“Penekanan utama dapat ditempatkan pada kualitas tinggi makanan organik. Kazakhstan bisa memimpin dan pemain penting [di pasar internasional] pada sektor ini,” tegasnya.(T/R05/P001)

Mi’raj islamic News Agency (MINA)