Dhaka, MINA — Perdana Menteri Bangladesh Tarique Rahman akan menyampaikan pidato pertamanya di Majelis Umum PBB dalam bahasa Bangla pada Kamis (24/9).
Pidato tersebut akan menyoroti krisis Rohingya, perubahan iklim, dan agenda demokrasi pemerintahannya, menurut laporan media. The New Indian Express, melaporkan.
Rahman akan meninggalkan Dhaka menuju New York pada Senin (21/9) dan dijadwalkan kembali pada 25 September, lapor kantor berita milik negara BSS.
Kunjungan ini menandai partisipasi pertamanya dalam UNGA sebagai perdana menteri, sekaligus penampilan pertama pemerintahan Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) yang berkuasa sejak Februari 2026.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Di sela-sela Majelis Umum PBB, Rahman dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan: Putra Mahkota Kuwait, Perdana Menteri Kroasia, Perdana Menteri Bhutan, Perdana Menteri Thailand, Perdana Menteri Pakistan, dan Perdana Menteri Haiti.
Pembicaraan tersebut diharapkan mencakup hubungan politik dan ekonomi, perdagangan dan investasi, kerja sama pembangunan, krisis Rohingya, dan isu-isu lain yang menjadi kepentingan bersama. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
















Mina Indonesia
Mina Arabic