Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polandia Tolak Permintaan AS Kirim Baterai Rudal Patriot

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Rabu, 1 April 2026 - 09:10 WIB

Rabu, 1 April 2026 - 09:10 WIB

56 Views

Baterai antirudal Israel. (Foto: Ziv Koren/Flash90)

Warsawa, MINA – Polandia secara tegas menolak permintaan informal Amerika Serikat untuk mengirimkan baterai sistem pertahanan udara Patriot ke Timur Tengah di tengah meningkatnya konflik dengan Iran.

Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz menegaskan, sistem tersebut tetap akan digunakan untuk melindungi wilayah Polandia dan sayap timur NATO.

Menurut Middle East Monitor, Rabu (1/5), penolakan ini disampaikan setelah harian Polandia Rzeczpospolita melaporkan bahwa Washington secara tidak resmi telah menjajaki kemungkinan Polandia mengerahkan salah satu dari dua baterai Patriot yang dimilikinya.

Permintaan tersebut diajukan di tengah eskalasi konflik dengan Iran dan meningkatnya serangan rudal terhadap pasukan AS serta sekutu di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Kosiniak-Kamysz langsung menolak gagasan tersebut melalui akun X miliknya. Ia menulis bahwa Patriot Polandia berfungsi untuk melindungi wilayah udara Polandia dan sayap timur NATO.

“Tidak ada yang berubah dalam hal ini, dan kami tidak berencana memindahkannya ke mana pun,” tulisnya.

“Sekutu kami memahami betul betapa pentingnya tugas yang kami emban di sini. Keamanan Polandia adalah prioritas mutlak,” tambahnya.

Kementerian Pertahanan Polandia juga membantah adanya tekanan dari Amerika Serikat. Juru bicara kementerian, Janusz Sejmej, menyatakan bahwa Amerika tidak menekan Polandia dalam masalah ini.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem

Polandia saat ini memiliki dua baterai Patriot operasional yang telah mencapai kesiapan penuh pada akhir 2025 setelah diintegrasikan ke dalam sistem pertahanan udara Wisla dan jaringan komando IBCS buatan AS. Berbasis di Skuadron Rudal Pertahanan Udara ke-37 di Sochaczew, baterai ini dapat mencegat pesawat dan rudal pada jarak hingga 100 kilometer.

Warsawa selama ini berargumen bahwa sebagai negara utama di sayap timur NATO yang berbatasan dengan Rusia, Belarus, dan Ukraina, Polandia tidak dapat melemahkan kemampuan pertahanan udaranya sendiri.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Dunia Islam
Internasional