Jakarta, MINA – Organisasi pergerakan untuk Palestina, Aqsa Working Group (AWG) mengutuk keras serangan militer Amerika Serikat dan Zionis Israel terhadap Iran yang terjadi pada 28 Februari 2026 dan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Terkait eskalasi tersebut, AWG kembali mendesak Presiden Prabowo segera menarik diri dari Board of Peace (BoP/Dewan Perdamaian) besutan Donald Trump.
Dalam pernyataan sikap resmi bernomor 55/B4/SPn/PS-HQ/AWG/IX/1447 yang diterima MINA, Ahad (1/3), AWG menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Menurut AWG, agresi militer AS–Israel ke Iran bukan hanya tindakan sepihak terhadap negara berdaulat, tetapi juga dinilai memperburuk konflik Timur Tengah serta berpotensi mengalihkan perhatian dunia dari situasi Palestina, khususnya di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026
“Terbukti, pembatasan ketat oleh pasukan Zionis Israel menyebabkan Masjid Al Aqsa tidak dipenuhi jamaah salat tarawih pada 28 Februari 2026, sebuah catatan kelam bagi umat Islam. Masjid Ibrahimi juga diblokir total dengan dalih keamanan menyusul serangan balasan Iran ke Israel (wilayah Palestina yang dijajah),” kata Ketua Presidium AWG, Muhammad Anshorullah dalam pernyataan tersebut.
Sementara itu, ia menambahkan, serangan Zionis Israel ke Jalur Gaza dan Tepi Barat kian meningkat, namun minim sorotan media karena perhatian dunia tersita oleh eskalasi konflik Amerika-Israel dengan Iran.
Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace
Dalam poin sikapnya, AWG mendesak Presiden Prabowo Subianto segera menarik Indonesia dari forum Board of Peace (BoP).
Baca Juga: [Bedah Berita MINA] Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran, Apa Dampaknya?
Anshorullah menilai serangan AS–Israel terhadap Iran menjadi bukti bahwa BoP tidak berfungsi sebagai instrumen perdamaian global.
Ia juga menyinggung peran Presiden AS Donald Trump sebagai inisiator forum tersebut sekaligus pihak yang terlibat dalam agresi militer di Iran.
“Serangan ini menunjukkan BoP kehilangan legitimasi moral dan hukum,” demikian pernyataan itu.
Seruan Solidaritas Dunia
Baca Juga: BMKG: Seluruh Wilayah DKI Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Hari Ini
AWG menyerukan komunitas internasional, termasuk Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), organisasi masyarakat sipil, dan para pemimpin dunia untuk bersatu menghentikan agresi militer terhadap Iran maupun negara lain, termasuk Palestina.
AWG juga menyoroti intervensi kekuatan besar di sejumlah negara seperti Venezuela dan wilayah lain sebagai pola geopolitik global yang dinilai bertujuan mempertahankan hegemoni sekaligus melanggengkan penjajahan di Palestina.
Di akhir pernyataannya, AWG menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei serta warga Iran yang menjadi korban serangan, seraya menyerukan solidaritas umat Islam dunia untuk membela Palestina dan membebaskan Masjid Al Aqsa.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ribuan Pekerja Terjebak Konflik AS-Israel vs Iran, Mayoritas Asal Jatim
















Mina Indonesia
Mina Arabic