Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasbara Israel Gunakan ChatGPT untuk Propaganda Zionis, Targetkan Gen Z

Arina Islami Editor : Arif R - Jumat, 6 Maret 2026 - 06:32 WIB

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:32 WIB

104 Views ㅤ

Ilustrasi Chat GPT (Foto: picture alliance)

Tel Aviv, MINA – Kampanye hasbara Israel dilaporkan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT, influencer media sosial, dan jaringan gereja untuk menyebarkan propaganda Zionis serta mempengaruhi opini publik global, terutama di kalangan Generasi Z (Gen Z).

Kampanye hasbara Israel tersebut kian gencar dilakukan setelah dukungan publik terhadap Zionis Israel menurun sejak agresi militer di Jalur Gaza yang memicu gelombang protes di berbagai negara.

Untuk memperkuat kampanye propaganda Zionis, pemerintah Israel memasukkan anggaran besar dalam anggaran nasional 2026.

Pada Desember 2025, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich bersama Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar mengumumkan alokasi 2,35 miliar shekel (sekitar 750 juta dolar AS) untuk kegiatan advokasi global yang dikenal sebagai hasbara.

Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur

Sa’ar menegaskan pentingnya memperkuat perang opini publik internasional.

“Berinvestasi dalam perang kesadaran sangat penting,” ujar Sa’ar, merujuk pada upaya Zionis Israel membentuk opini publik global melalui kampanye informasi.

Mengutip laporan The New Region pada Jumat (6/3), dana kampanye hasbara Israel tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk kampanye media sosial, kerja sama dengan organisasi masyarakat sipil, serta mengundang politisi, influencer, dan tokoh publik ke wilayah jajahan Israel guna membangun citra positif negara tersebut di dunia internasional.

Salah satu kontrak utama dalam kampanye ini diberikan kepada perusahaan Amerika Serikat Clock Tower X LLC, milik Brad Parscale, mantan direktur kampanye digital Presiden AS Donald Trump pada pemilu 2016.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Perusahaan tersebut terdaftar sebagai agen asing di Departemen Kehakiman Amerika Serikat melalui Foreign Agents Registration Act (FARA) untuk menjalankan kampanye komunikasi nasional di AS atas nama pemerintah Israel.

Dokumen kontrak menunjukkan bahwa sekitar 80 persen konten kampanye dirancang khusus untuk Gen Z, dengan fokus pada platform digital populer seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan podcast.

Kampanye tersebut menargetkan setidaknya 50 juta tayangan setiap bulan.

Selain media sosial, strategi hasbara Israel juga mencakup upaya mempengaruhi sistem kecerdasan buatan seperti ChatGPT.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Hal ini dilakukan dengan memproduksi berbagai situs web dan konten digital dalam jumlah besar yang dapat mempengaruhi respons sistem AI terhadap isu terkait Zionis Israel dan Palestina.

Strategi tersebut bahkan mencakup produksi ratusan materi kreatif dan ribuan variasi konten setiap bulan untuk memperkuat narasi pro-Israel di ruang digital global.

Selain itu, kampanye propaganda Zionis ini juga menyasar komunitas gereja di Amerika Serikat melalui jaringan media Kristen konservatif seperti Salem Media Network yang memiliki lebih dari 200 stasiun radio serta berbagai platform digital.

Upaya tersebut dilakukan karena dukungan terhadap Zionis Israel di kalangan generasi muda, termasuk komunitas evangelis, dilaporkan mulai menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya juga menekankan pentingnya media sosial dalam membentuk opini publik dunia.

“Saat ini kita tidak berperang dengan pedang. Medan pertempuran yang paling penting sekarang adalah media sosial,” kata Netanyahu. Mengutip Press TV.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Netanyahu Ancam akan Lakukan Lebih Banyak Pembunuhan di Gaza

Rekomendasi untuk Anda