Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir dan Akses Terputus, UAR Kirim 14 Relawan ke Aceh

Farah Salsabila Editor : Ali Farkhan Tsani - 10 detik yang lalu

10 detik yang lalu

0 Views ㅤ

Jakarta, MINA — Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) mengirim 14 personel relawannya untuk memperkuat operasi penyelamatan di wilayah-wilayah yang hingga kini masih terisolasi di Aceh.

Dipicu hujan lebat sejak pertengahan November, banjir besar di Aceh mengakibatkan puluhan ribu warga terdampak dan akses utama ke berbagai daerah terputus.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan lebih dari 33 ribu rumah terdampak dan sekitar 120 ribu jiwa terpengaruh banjir di 16 kabupaten/kota.

Di beberapa titik, air masih tinggi, listrik padam, dan jaringan telekomunikasi terganggu sehingga menyulitkan proses evakuasi. Aceh Selatan, misalnya, mencatat 858 KK masih menunggu air surut, sementara di Aceh Timur banjir susulan dan angin kencang berdampak pada hampir 30 ribu jiwa.

Baca Juga: Santri Al-Fatah Muaro Jambi Galang Dana untuk Bencana Sumbar, Sumut dan Aceh

Menghadapi kondisi ini, UAR mengerahkan dua tim relawan inti yang terdiri dari tenaga SAR, medis, logistik, serta terapis thibbun nabawi untuk melakukan asesmen cepat di lokasi-lokasi terdampak.

Tim 1 berjumlah 9 personel diberangkatkan menuju Langsa menggunakan KRI Suharso dari Kolinlamil Tanjung Priok dan dilepas langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL).

Tim 2 dengan 5 personel akan menyusul menuju Lhokseumawe menggunakan pesawat Hercules, dan saat ini masih menunggu jadwal penerbangan dari TNI AU melalui Baseops Lanud Halim Perdanakusuma.

Ketua Umum UAR, Endang Sudrajat, menegaskan bahwa kondisi di Aceh menuntut percepatan gerak relawan.

Baca Juga: Harga Pangan Melonjak di Aceh, LPG 3 Kg Langka, Cabai Rawit Tembus Rp200 Ribu

“Prioritas kami adalah menembus wilayah terisolasi, membantu evakuasi, dan mendistribusikan bantuan yang paling dibutuhkan. Setiap menit sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa,” katanya.

Ia menambahkan bahwa UAR telah terdaftar dalam Desk Relawan BASARNAS–BNPB untuk memastikan koordinasi berjalan cepat dan tepat di lapangan.

Pelepasan relawan dilakukan oleh Pembina UAR H. Syakuri bersama Ketua Umum UAR, serta dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada para relawan.

UAR memastikan seluruh operasi berjalan melalui koordinasi terpadu dengan Pangkoarmada RI, Basarnas, BNPB, TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma, dan BPBD Aceh. Relawan akan bertugas sepanjang masa tanggap darurat dan dapat dilakukan rolling personel sesuai kebutuhan lapangan. []

Baca Juga: UAR Kirim 17 Relawan ke Tiga Wilayah Bencana Sumatra

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Indonesia