Ramallah, MINA – Satu keluarga Palestina dari Jenin, Tepi Barat, menamai bayi perempuan mereka yang baru lahir dengan ‘Beirut’.
Pasangan keluarga itu member nama sebagai bentuk solidaritas atas ledakan di pelabuhan ibu kota Beirut, Lebanon. Roya News melaporkan, Sabtu (8/8).
Foto-foto bayi Beirut itu beredar di media sosial, di tengah ratusan komentar dari orang-orang yang mengungkapkan simpati mereka untuk Lebanon.
Pada Selasa (4/8), ibu kota Lebanon, Beirut, mengalami ledakan besar, menewaskan puluhan orang dan melukai ribuan lainnya.
Baca Juga: Presiden Palestina Ucapkan Selamat Idul Fitri kepada Warganya Serta Negara-Negara Arab dan Islam
Operasi penyelamatan hingga kini masih berlangsung di area pelabuhan. Pemerintah Lebanon juga telah mengumumkan penyelidikan skala besar untuk mencari tahu penyebabnya.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, setidaknya 60 orang hilang, dan tim khusus melanjutkan upaya pencarian. (T/RS2/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)