Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belanda Kirim Kapal Perang ke Mediterania

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 10 Maret 2026 - 20:42 WIB

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:42 WIB

19 Views ㅤ

Kapal perang milik Belanda. (Foto: dok. Dantri.com.vn)

Amsterdam, MINA — Pemerintah Belanda memutuskan mengerahkan kapal perang ke Laut Mediterania untuk mendukung misi militer Prancis di kawasan tersebut, menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di Timur Tengah yang dikhawatirkan berdampak pada stabilitas Eropa.

Keputusan itu diambil setelah Prancis meminta bantuan Belanda untuk memperkuat perlindungan terhadap sekutu Eropa serta menjaga jalur pelayaran internasional yang terancam oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Al-Jazeera melaporkan, Selasa (10/3).

Kapal yang dikerahkan adalah fregat pertahanan udara HNLMS Evertsen, yang akan bergabung dengan armada kapal induk Prancis Charles de Gaulle dan kelompok tempurnya di Mediterania timur.

Fregat tersebut memiliki kemampuan mendeteksi ancaman udara jarak jauh serta memberikan perlindungan terhadap serangan rudal atau drone.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Pemerintah Belanda menyatakan pengerahan kapal perang ini merupakan bentuk solidaritas dengan sekutu Eropa dan komitmen untuk menjaga keamanan kawasan serta hukum internasional. Selain melindungi wilayah sekutu seperti Siprus, misi tersebut juga bertujuan memastikan jalur pelayaran komersial tetap aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Langkah Belanda itu merupakan bagian dari upaya lebih luas negara-negara Eropa, termasuk Prancis, Italia, dan Spanyol, yang mengirimkan aset militer ke kawasan Mediterania guna memperkuat pertahanan regional dan melindungi kepentingan maritim Eropa.

Di sisi lain, Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengumumkan rencana pengerahan hampir selusin kapal perang ke beberapa wilayah strategis, termasuk Mediterania dan Laut Merah, sebagai misi defensif untuk menjaga kebebasan navigasi serta merespons meningkatnya ancaman keamanan yang berkaitan dengan konflik di Timur Tengah. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Palestina
Internasional
Internasional
Internasional