Bentrok dan Penangkapan Masih Terus Berlanjut di Tepi Barat

Tepi Barat, MINA – Pasukan pendudukan Israel terus melakukan penembakan, penangkapan, penggrebekan di berbagai daerah di Tepi Barat, Kamis (24/9) ini.

Seorang pemuda terluka dan dua lainnya ditangkap pasukan Zionis Israel, menyusul penggerebekan dan serangan terpisah dari Tepi Barat yang diduduki, Kamis (24/9) pagi.

Menurut Shehab News Agency, di Jericho, seorang pemuda Palestina terluka oleh peluru tajam dari pasukan pendudukan, tadi malam di daerah dekat kamp Ain Al-Sultan, utara Jericho.

Sumber lokal melaporkan, bentrokan terjadi dengan pasukan pendudukan di jalan utama yang berdekatan dengan rumah Shahwan, yang secara paksa diubah oleh pendudukan menjadi “Sinagog” di kamp Ain Al-Sultan.

Selama periode ini, pasukan pendudukan menembakkan bom suara dan gas di daerah tersebut, yang mengakibatkan seorang pemuda terluka dengan peluru tajam di bagian perut.

Pasukan pendudukan Israel melakukan penangkapan saat fajar, dua warga Palestina dari Ramallah dan Hebron di Tepi Barat, setelah menyerbu dan menggeledah rumah keluarga mereka dan merusak isinya.

Sumber lokal mengatakan, pasukan pendudukan menangkap pemuda Mustafa Al-Ramahi, dari rumahnya di kamp pengungsi Jalazon, sebelah utara Provinsi Ramallah.

Sumber menunjukkan, pasukan pendudukan menyerbu kota Kafr Malik dan Silwad, timur laut Ramallah, dan Kafr Qaddum, timur Qalqilya yang menyebabkan pecahnya bentrokan, tak  ada laporan penangkapan atau cedera.

Aktivis media, Muhammad Awad menyatakan, pasukan pendudukan menyerbu kota Beit Ummar, utara Hebron, dan menyerbu rumah Ibrahim Abu Mariya, menggeledah dan merusak isinya, sebelum menangkap anak laki-lakinya yang sebelumnya telah dibebaskan dari tahanan, yakni Abdullah (21).

Pasukan pendudukan menyerbu kamp pengungsi Al-Arroub, utara Hebron, dan menyita kamera pengintai dari sebuah kompi di kamp tersebut.

Tadi malam, pasukan pendudukan menembak dua pemuda di dekat pintu masuk ke desa Kafr Malik, timur Ramallah, salah satunya mengalami luka sedang hingga parah, dan mereka dibawa untuk dirawat di rumah sakit di pedalaman yang diduduki. (T/R12/P1)

Mi’raj News Agency (MINA).