Jakarta, MINA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kekeringan masih mendominasi laporan bencana di Indonesia pada puncak musim kemarau.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, kekeringan dilaporkan di Pemalang, Jawa Tengah, dan Bondowoso, Jawa Timur.
“Kekeringan menjadi perhatian serius karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (9/8).
Di Pemalang, 3.766 jiwa terdampak dan mendapat distribusi 35.000 liter air bersih. Sementara di Bondowoso, 213 KK menerima 10.000 liter air bersih.
Baca Juga: Terima Ormas Islam, Presiden Prabowo Bahas Persatuan dan Tantangan Bangsa
Banjir juga terjadi di Desa Korololama, Morowali Utara, Sulawesi Tengah, akibat hujan deras yang merendam 58 rumah dan satu sekolah dengan ketinggian air 30–50 cm. “Kami imbau warga tetap siaga dan mematikan listrik sementara,” kata petugas BPBD setempat.
BNPB mendorong daerah terdampak untuk meningkatkan mitigasi melalui sumur bor, waduk, embung, serta operasi modifikasi cuaca. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Layanan TransJakarta dan Jaklingko Dihentikan Total Imbas Ricuh Aksi Jakarta