Budidaya Ikan Lele Dalam Ember Semakin Diminati

Medan, MINA – Program kebun pangan keluarga berupa Budidaya Ikan Lele di Dalam Ember (Budikdamber) yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa (DD) Waspada semakin diminati berbagai kalangan masyarakat di tengah merebaknya virus Covid-19.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kunjungan  berbagai kalangan masyarakat untuk melihat kebun pangan keluarga ini secara langsung, ucap Sulaiman pimpinan Dompet Dhuafa Waspada, demikian keterangan yang diterima MINA, Ahad (7/6

“Dari pertama kita buat kebun pangan keluarga memang sudah ramai dikunjungi berbagai macam kalangan masyarakat. Ada dari kalangan pemerintah, komunitas, peternak lelenya langsung, lalu dari karyawan kantor, dari sesama lembaga zakat, lalu ada juga masyarakat umum. Terakhir kunjungan dari BKM di kota Medan dan PT Bank Sumut hari ini,” ucapnya.

Sulaiman menjelaskan, budidaya ikan lele di dalam ember ini, mendorong masyarakat untuk melaksanakan anjuran pemerintah dengan beraktivitas di rumah.

Menurutnya, masyarakat juga mendapatkan kegiatan positif dan produktif selama mereka di rumah. Diharapkan dengan langkah tersebut, mata rantai penularan virus Covid-19 bisa terputus.

“Kita turut senang atas berbagai kunjungan yang datang ke kantor untuk melihat langsung program kebun pangan keluarga dengan Budikdamber ini.”

“Selain itu, kami berterima kasih atas berbagai kunjungan yang datang, artinya Ya masyarakat memang berminat dan harapan kita memang bisa langsung diaplikasikan karena sebagai tujuan awal program ini dirancang untuk bisa menjaga ketahanan pangan keluarga di rumah masing-masing,” lanjut Sulaiman.

Menjaga kestabilan pangan di masa Covid-19 ini, membuat Dompet Dhuafa Waspada telah melakukan pelatihan budidaya ikan lele di dalam ember dan menanam sayuran kepada lapisan masyarakat.

Pelatihan ini untuk menjaga ketahanan pangan yang memanfaatkan lahan kecil di rumah untuk memasok nutrisi harian secara mandiri. Dengan demikian ketahanan pangan masyarakat teratasi, kebutuhan nutrisi terpenuhi, dan kesehatan keluarga terlindungi.

Seorang pengunjung dari Medan mengatakan merasa salut atas program yang ditangani Dompet Dhuafa Waspada ini.

“Saya melihat luar biasa pengembangan program ternak lele di tangani oleh petugas petugas DD Waspada yang bertangan dingin. sehingga dapat mematahkan teori para ahli ternak lele yang menyampaikan tingkat kematian 20 %’ Ternyata itu tidak berlaku di DD Waspada, karena tingkat keberhasilan rata-rata setiap Ember di atas 95 %, ” ucap Kaswinata Pengawas UPZ PT Bank Sumut sekaligus BKM Masjid Al-Falah.

“Program ini sangat baik untuk diturunkan ke mustahik dan sangat murah bagi muzaki, agar dapat membantu kaum dhuafa di masa yang serba sulit ini,” tutur Kaswinata. (R/R8/P1))

Mi’raj News Agency (MINA)