Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CAIR Ucapkan Selamat atas Kemenangan Kandidat-kandidat Muslim di Pemilu AS

sri astuti - Ahad, 7 November 2021 - 09:19 WIB

Ahad, 7 November 2021 - 09:19 WIB

0 Views

Beberapa kandidat Muslim memenangkan pemilu di AS. (Foto:AboutIslam)

Washington, MINA – Organisasi Pembela Hak-hak Sipil, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengucapkan selamat atas berita keberhasilan dan kemenangan beberapa kandidat Muslim dalam pemilihan AS yang banyak mendapatkan pujian dan perayaan.

CAIR mengucapkan selamat kepada walikota Muslim Amerika yang baru terpilih, dewan kota dan anggota dewan sekolah karena atas kemenangan bersejarah dan menunjukkan komitmen komunitas kami untuk pelayanan publik,” kata Robert McCaw, Direktur Urusan Pemerintah Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), demikian dikutip dari AboutIslam pada Ahad (7/11).

“Kami berharap Muslim Amerika yang kebijakannya mencerminkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang berorientasi pada keadilan dari komunitas kami akan terus membuat sejarah di seluruh negara,” ujar Robert.

“Seperti inilah Amerika, ini adalah keragaman dalam pelayanan publik, dan menunjukkan kepercayaan yang diberikan Amerika pada kandidat Muslim yang mencalonkan diri,” tuturnya.

Baca Juga: Penembak Donald Trump Pria Berumur 20 Tahun

Banyak Muslim menjadi pemenang dalam pemilihan yang berlangsung di lebih dari 30 negara bagian di seluruh negeri.

CAIR mengucapkan selamat kepada Muslim Amerika berikut ini atas kemenangan elektoral mereka yang berjuang keras dan inovatif:

  1. Tania Fernandes Anderson, imigran Amerika Cape Verde pertama dan Muslim Amerika terpilih menjadi anggota Dewan Kota Boston, Massachusetts.
  2. Etel Haxhiaj, pengungsi Amerika Albania pertama dan Muslim Amerika terpilih menjadi anggota Dewan Kota Worcester, Massachusetts.
  3. Abdullah Hammoud, walikota Muslim Amerika Lebanon pertama yang terpilih di Dearborn, Michigan.
  4. Amer Ghalib, imigran Amerika Yaman pertama dan Muslim Amerika terpilih menjadi walikota Hamtramck, Michigan.
  5. Azrin Awal, imigran Amerika Bangladesh pertama dan Muslim Amerika terpilih menjadi anggota Dewan Kota Duluth, Minnesota.
  6. Shama Haider, Muslim Amerika dan Amerika Pakistan pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif Negara Bagian New Jersey
  7. Umar Muhammad, Muslim Amerika dan Amerika Pakistan pertama yang terpilih menjadi anggota Dewan Kota Galloway, New Jersey.
  8. Shahana Hanif, wanita Muslim Amerika dan Amerika Bangladesh pertama yang terpilih menjadi anggota Dewan Kota New York, New York.
  9. Amira Muflahi, wanita Muslim Amerika dan Amerika Yaman pertama yang terpilih menjadi anggota Dewan Kota Lackawanna, New York.
  10. Dr. Mariam Mahmud, Muslim Amerika dan Amerika Pakistan pertama yang terpilih menjadi anggota Central Bucks School Board, Region 5, Bucks County, Pennsylvania (Catatan: Diproyeksikan untuk menang).
  11. Taiba Sultana, imigran Amerika Pakistan pertama dan Muslim Amerika terpilih menjadi anggota Dewan Kota Easton, Pennsylvania.

Muslim Amerika membuat sejarah pada tahun 2020 di seluruh negeri, dengan rekor jumlah mereka yang bersaing dan memenangkan kursi untuk pertama kalinya.

Pada bulan Maret, CAIR, Jetpac, dan MPower Change merilis laporan komprehensif dari semua kandidat identitas Muslim yang mencalonkan diri untuk jabatan publik pada tahun 2020 yang menemukan bahwa 181 kandidat Muslim ada dalam surat suara 2020 di 28 negara bagian dan Washington D.C., dengan 80 orang terpilih untuk menjabat.

Baca Juga: Meta Cabut Pembatasan Akun Facebook dan Instagram Donald Trump

Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi sejak ketiga organisasi tersebut mulai memetakan kemajuan elektoral para politisi yang beridentitas Muslim.

CAIR dan Jetpac berencana untuk menerbitkan direktori tindak lanjut dari pejabat Muslim terpilih akhir tahun ini. (T/R7/RS2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Senator AS: Di Tengah Pemilu, Jangan Lupakan Gaza

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Dunia Islam