SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - 21 jam yang lalu

21 jam yang lalu

19 Views ㅤ

Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas Dan rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan karena adanya aksi demonstrasi mahasiswa. (Foto: Dishub Jakarta)

Jakarta, MINA – Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat aksi demonstrasi mahasiswa dalam rangka dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selasa (20/10).

Mengutip informasi dari akun resmi Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, masyarakat diimbau mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jalan Jenderal Sudirman–MH Thamrin, serta Gedung MPR/DPR RI. Pengaturan arus akan dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Sehubungan dengan adanya kegiatan aksi penyampaian pendapat di sekitar kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan waktu dan rute perjalanan, serta menghindari kawasan tersebut apabila tidak memiliki kepentingan,” tulis TMC Polda Metro Jaya melalui akun Instagram resminya, @tmcpoldametro.

Bagi masyarakat yang hendak menuju kawasan Monas, sejumlah rute alternatif yang diinformasikan antara lain:

Baca Juga: Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Menko Polkam sebut Indonesia Masih Sanggup

Dari Jakarta Barat: Jalan Tomang Raya–Jalan Suryopranoto–Harmoni–Monas.
Dari Jakarta Selatan: Jalan Tendean–Jalan Rasuna Said–Jalan HOS Cokroaminoto–Tugu Tani–Monas.
Dari Jakarta Timur: Jalan Jatinegara–Jalan Kramat Raya–Tugu Tani–Monas.

Sementara itu, pengendara dari kawasan Simpang Semanggi yang menuju Slipi atau Tomang dapat menggunakan Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Bendungan Hilir–Jalan Pejompongan–Jalan Letjen S. Parman. Alternatif lainnya dari Jalan Gatot Subroto adalah melalui Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Patal Senayan–Jalan Tentara Pelajar–Jalan Letjen S. Parman.

Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) direncanakan berlangsung di kawasan Tugu Proklamasi pada pagi hari dan Tugu Tani pada siang hari. Aksi tersebut menjadi bagian dari penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap berbagai persoalan selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Masyarakat yang beraktivitas di Jakarta diimbau merencanakan perjalanan lebih awal, mempertimbangkan jalur alternatif, serta memantau informasi terbaru dari kepolisian untuk mengantisipasi perubahan arus lalu lintas. []

Baca Juga: Kiai Cholil Nafis Serukan Boikot Ceramah Alwi Assegaf, Ini Pemicunya

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Hari Santri 2026 Usung Tema ‘Santri Menguatkan Negeri’, Kemenag Rilis Logo dan 10 Agenda

Rekomendasi untuk Anda