Direncanakan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Ada di Semua Kota/Kabupaten

Malang, MINA – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU), Prof. Nizar berharap, tujuh tahun ke depan satu persatu Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) sudah hadir di seluruh Kab/Kota di Indonesia.

“Semoga 5-7 tahun kemudian PLHUT sudah tersebar di seluruh Indonesia,” ucap Nizar di Malang, Senin (13/1), saat  meresmikan empat PLHUT pada empat Kankemeng Kab/Kota di Provinsi Jawa Timu, yaitu, di Kab. Malang, Kab. Sidoarjo, Kab.Tuban, dan Kab. Jember.

Ia mengatakan, sangat mengapresiasi pencapaian Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur karena bisa menyelesaikan pembangunan PLHUT tepat waktu.

Karena jika tidak tepat waktu, lanjutnya, program pelayanan dan pembangunan berikutnya akan menjadi terhambat.

Nizar berharap, keberadaan gedung pelayanan terpadu ini akan mempercepat dan memudahkan pengurusan haji dan umrah.

“Insya Allah, dari 40 PLHUT yang akan dibangun pada tahun 2020, ada dua Kankemenag dari Jawa Timur yang kembali mendapatkan alokasi, yaitu Kabupaten Pamekasan dan Lumajang,” jelas Nizar.

Gedung PLHUT itu terdiri atas dua lantai. Lantai pertama akan digunakan untuk ruang pelayanan jemaah. Sedangkan lantai 2 untuk ruang serbaguna yang dapat digunakan pula untuk kegiatan bimbingan manasik haji. Layanannya meliputi layanan informasi, pendaftaran, pembayaran melalui bank yang ditunjuk, serta layanan bimbingan manasik haji dan umrah.

Hadir dalam peresmian ini, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Jamal, Kepala Kankemenag Kab Malang Musta’in, Kepala Kankemenag Kab Sidoarjo Achmad Rofi’i, Kepala Kankemenag Kab Tuban Sahid, dan Kepala Kankemenag Kab Jember Busthami.

Kepala Kankemenag Kab Malang Musta’in yang mewakili tiga Kepala Kankemenag lainnya bersyukur atas peresmian PLHUT.

Menurutnya, PLHUT Kankemenag Tuban dibangun dengan anggaran sebesar Rp. 1.8 M. Sementara Kankemenag Malang dengan anggaran Rp. 2,030M, Sidoarjo, Rp. 2,057M, dan Jember sebesar Rp. 2.616M. (R/R8/P1))

Mi’raj News Agency (MINA)