Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dewan Transportasi Jakarta Usulkan Tarif Mikrotrans Tidak Gratis Lagi

Arina Islami - Senin, 6 Juli 2026 - 17:34 WIB

Senin, 6 Juli 2026 - 17:34 WIB

51 Views ㅤ

Mikrotransjakarta (foto: IG)

Jakarta, MINA – Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Sugihardjo mengusulkan agar layanan Mikrotrans Transjakarta tidak lagi digratiskan. Ia mengusulkan tarif Mikrotrans Rp2.000 untuk setiap perjalanan jarak dekat.

Sugihardjo mengatakan, usulan tersebut bertujuan agar data penumpang Mikrotrans lebih akurat serta mencegah kemungkinan manipulasi data dalam operasional layanan.

“Kalau hanya untuk jarak dekat hanya naik Mikrotrans itu tarifnya Rp2.000. Kita mengusulkan Rp2.000,” kata Sugihardjo, dikutip dari Antara, Selasa (6/7).

Selama ini, layanan Mikrotrans Transjakarta, yang sebelumnya dikenal sebagai JakLingko, tidak dipungut biaya atau bertarif Rp0.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Meski gratis, penumpang tetap diwajibkan melakukan tap-in dan tap-out menggunakan kartu uang elektronik saat naik dan turun kendaraan.

Menurut Sugihardjo, kebijakan gratis membuat data penumpang Mikrotrans berpotensi tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

Ia menjelaskan, dalam kerja sama antara Transjakarta dan operator terdapat target jumlah penumpang serta target kilometer operasional.

Kondisi tersebut, menurutnya, dapat membuka peluang manipulasi data apabila target penumpang tidak tercapai.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Sugihardjo mencontohkan, operator dapat saja melakukan tapping kartu secara tidak semestinya agar target jumlah penumpang terpenuhi dan tidak memengaruhi penilaian kinerja.

Karena itu, penerapan tarif Mikrotrans Rp2.000 dinilai dapat membuat setiap perjalanan tercatat melalui transaksi pembayaran sehingga data penumpang Mikrotrans menjadi lebih riil.

Ia juga meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan jumlah penumpang menurun apabila nantinya kebijakan tersebut diterapkan.

Menurutnya, penurunan data justru bisa menunjukkan angka yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Selain mengusulkan tarif Mikrotrans Rp2.000, DTKJ juga meminta peningkatan kualitas layanan Mikrotrans Transjakarta.

Sugihardjo mengatakan pihaknya masih menerima berbagai keluhan masyarakat, seperti armada yang datang bersamaan sehingga waktu tunggu menjadi lama, hingga sopir yang mengemudi dengan kecepatan tinggi.

Menurutnya, operator tidak boleh hanya berfokus mengejar target operasional, tetapi juga harus mengutamakan kualitas pelayanan dan keselamatan penumpang.

Meski demikian, Sugihardjo menegaskan usulan tarif Mikrotrans Rp2.000 masih sebatas kajian DTKJ dan belum menjadi kebijakan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.[]

Baca Juga: Tenggelamnya KM Virgo, Polisi Tetapkan 4 Orang sebagai Tersangka

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Abu Vulkanik Bergerak ke Barat Laut

Rekomendasi untuk Anda