AS GALANG KOALISI GLOBAL LAWAN ISIS

Gedung Putih bangun koalisi global lawan kelompok ISIS (Gambar: AA)
Gedung Putih bangun koalisi global lawan kelompok ISIS (Gambar: AA)

Washington, 14 Dzulqa’dah 1435/9 September 2014 (MINA) – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama berbicara kepada Perdana Menteri Australia Tony Abbott dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Senin malam (8/9), dalam rangka menggalang koalisi global melawan militan Islamic State (IS/ISIL/ISIS).

Negara-negara Barat telah menyusun sebuah koalisi global dan regional untuk melawan dan menghilangkan ancaman kelompok bersenjata di Timur Tengah. Anadolu Agency yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Menurut pernyataan Gedung Putih, Obama mengucapkan terima kasih atas kontribusi PM Australia yang telah memasok bantuan logistik di Irak Utara.

“Presiden menekankan bahwa Amerika Serikat akan terus berkoordinasi erat dengan Australia melawan ISIL (Negara Islam Irak dan Levant) dan prioritas keamanan nasional lainnya,” kata pernyataan itu.

Obama dan Sekjen PBB juga membahas koalisi yang luas untuk melawan ISIS. Selama panggilan telepon hari Senin, kedua pemimpin sepakat membangun koalisi yang luas melawan ISIS dan melanjutkan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil yang berada di bawah ancaman di Irak.

Selain itu, para pejabat AS juga menghubungi semua pemimpin yang relevan dalam upaya untuk membentuk koalisi yang luas melawan ISIS.

Ahad sebelumnya, Wakil Presiden AS, Joe Biden berbicara dengan pemimpin pemerintahan daerah Irak Kurdi, Masoud Barzani. Menurut pernyataan Gedung Putih, Biden dan Barzani membahas upaya-upaya penyelesaian pembentukan pemerintah Irak.

Selain itu, Obama mengumumkan pekan lalu bahwa Menteri Luar Negeri AS John Kerry akan melakukan perjalanan ke beberapa negara untuk membentuk sebuah koalisi internasional dalam rangka membantu tentara Irak serta pasukan Kurdi di Irak, termasuk oposisi moderat di Suriah.

Kerry memulai kunjungannya ke Yordania dan Arab Saudi, Selasa (9/9).

Juru bicara Departemen Luar Negeri, Jen Psaki, dalam sebuah pengarahan singkat mengatakan, saat bepergian di wilayah tersebut, Kerry juga akan berkonsultasi dengan mitra utama AS dan sekutunya dalam melawan ISIS.

Dia mengatakan bahwa lebih dari 40 negara telah memberikan kontribusi terhadap upaya AS di Irak, termasuk memberikan bantuan kemanusiaan dan mempersenjatai warga Kurdi.

Ahad, Kerry membahas strategi melawan militan dengan Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil El-Araby, menjelang KTT Liga Arab.

Menurut seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri, mereka mendiskusikan kebutuhan untuk Liga Arab dan para anggotanya agar mengambil posisi yang kuat dalam koalisi yang berkembang melawan kelompok bersenjata.

AS telah melakukan total 148 serangan udara di Irak dengan target ISIS sejak Presiden Barack Obama resmi memerintahkan militer melancarkan serangan udara pada awal Agustus. (T/P001/R03)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Comments: 0