Gereja Christ Cathedral di Serpong Terbakar

Jakarta, MINA – Gereja Christ Cathedral GBI Basilea berlantai tiga yang berlokasi di Serpong, Banten terbakar, Senin (27/4). Kebakaran terjadi sejak pukul 07.30 WIB.

Ini adalah gereja dengan jemaat terbesar ke 12 dari 17 gereja dengan jemaat terbanyak di di Indonesia dengan jemaat sebanyak 12.000 orang.  Gereja ini didirikan oleh Billy Sindoro seorang konglomerat terkenal.

Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik di bagian tengah gedung.

Kebakaran bisa dipadamkan setelah lima unit mobil Damkar dari Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan diturunkan ke lokasi.

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memeriksa pekerja Gereja Christ Cathedral GBI Basilea di Pagedangan, Serpong, Kabupaten Tangerang.

“Untuk saksi-saksi, pekerja, sedang kami periksa. Kami ambil keterangannya,” kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Setiawan dalam keterangannya.

Selain memeriksa para pekerja, polisi juga akan memeriksa kamera CCTV untuk mengetahui bagaimana peristiwa kebakaran itu terjadi.

“CCTV juga sedang kami pelajari. Saat ini masih dalam penyelidikan. Tidak ada aktivitas ibadah,” kata Iman.

Iman menjelaskan, insiden kebakaran berpusat di lantai 3 yang merupakan ruang utama ibadah.

“Dari keterangan saksi awal api di lantai 3. Itu ruang ibadah utama,” katanya.

Termasuk 17 gereja jemaat terbanyak

Berdasarkan informasi yang diperoleh, gereja ini termasuk dalam 17 Gereja dengan jemaat terbanyak di Indonesia.

Seperti dikutip situs rubrikkristen.com, gereja yang jua bernama GBI Basilea Serpong ini memiliki jemaat sebanyak 12.000 orang.

Gereja ini menempati posisi ke-12 dari 17 gereja dengan jumlah jemaat terbanyak di Indonesia.

Gereja GBI Basilea Serpong ini didirikan oleh Pendeta (Pdt) Billy Sindoro dengan wakilnya Pdt Samuel Tahir.

Selain sebagai seorang pendeta, Billy Sindoro juga dikenal sebagai pengusaha kaya raya. Gereja ini memiliki sebuah gedung gereja yang megah yang diberi nama Christ Cathedral. (L/R2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)