SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibukota Islamabad Perketat Keamanan Saat Pembicaraan Perdamaian AS-Iran

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 11 April 2026 - 20:41 WIB

Sabtu, 11 April 2026 - 20:41 WIB

6 Views

Suasana ibukota Islamabad (Pakistan Today)

Islamabad, MINA – Pakistan meningkatkan keamanan dan menutup Zona Merah ibukota Islamabad saat AS dan Iran bersiap untuk pembicaraan perdamaian penting yang bertujuan untuk memperpanjang gencatan senjata dan meredakan ketegangan regional.

Memimpin rapat tinjauan tingkat tinggi, Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi mengarahkan pihak berwenang untuk memastikan keamanan yang sempurna dan pengaturan luar biasa untuk delegasi asing yang berkunjung. Pakistan Today melaporkan, Sabtu (11/4).

Para pejabat memutuskan bahwa Zona Merah di ibu kota federal akan sepenuhnya ditutup selama pembicaraan, dengan akses yang dibatasi secara ketat hanya untuk personel yang berwenang.

Ruang kendali khusus telah didirikan di Kementerian Dalam Negeri untuk mengawasi pengaturan keamanan dan administrasi secara real-time.

Baca Juga: Perundingan Iran-AS Gagal, Harga Minyak Langsung Meledak

Pembicaraan menyusul undangan Perdana Menteri Shehbaz Sharif kepada Washington dan Teheran setelah Pakistan memainkan peran kunci dalam memfasilitasi gencatan senjata yang mulai berlaku pada 8 April.

Pihak berwenang telah memberlakukan peningkatan langkah-langkah keamanan, termasuk pengumuman hari libur lokal di Islamabad dan Rawalpindi pada tanggal 9 dan 10 April.

Lembaga pendidikan, serta kantor-kantor publik dan swasta di kedua kota tersebut, tutup untuk memastikan kelancaran dan keamanan jalannya negosiasi.

Dengan perhatian dunia kini tertuju pada Islamabad, Pakistan memposisikan diri di pusat upaya diplomatik penting yang dapat membentuk masa depan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah. []

Baca Juga: Jenderal AL Iran Tegaskan Siap Hadapi AS di Selat Hormuz

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Internasional
Internasional
Internasional
Dunia Islam