Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ISIS SINAI KLAIM TEMBAK PESAWAT SIPIL RUSIA

Rudi Hendrik - Ahad, 1 November 2015 - 14:54 WIB

Ahad, 1 November 2015 - 14:54 WIB

551 Views

Islamic State (ISIS?Daesh) Sinai klaim tembak jatuh pesawat penumpang Rusia di Sinai, Mesir, Sabtu, 31 Oktober 2015. (Gambar: ARA News)

ISIS-SINAI-300x168.png" alt="Islamic State (ISIS?Daesh) Sinai klaim tembak jatuh pesawat penumpang Rusia di Sinai, Mesir, Sabtu, 31 Oktober 2015. (Gambar: ARA News)" width="300" height="168" /> Islamic State (ISIS?Daesh) Sinai klaim tembak jatuh pesawat penumpang Rusia di Sinai, Mesir, Sabtu, 31 Oktober 2015. (Gambar: ARA News)

Sinai, Mesir, 19 Muharram 1437/1 November 2015 (MINA) – Kelompok Islamic State (ISIS/Daesh) di Semenanjung Sinai mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat penumpang Rusia A321 di Sinai, Mesir.

“Pejuang Islamic State mampu menjatuhkan sebuah pesawat Rusia di atas provinsi Sinai yang membawa lebih 220 tentara salib Rusia. Mereka semua tewas, syukur kepada Allah,” kata pemimpin kelompok itu yang dikutip oleh media pro-ISIS, Sabtu (31/10), ARA News melaporkan yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

“Operasi ini dilakukan dalam menanggapi serangan yang dilakukan pesawat-pesawat tempur Rusia yang sejauh ini menyebabkan kematian ratusan Muslim, termasuk perempuan dan anak-anak di wilayah Suriah,” kata kelompok afiliasi ISIS di Suriah dan Irak itu.

Namun kelompok itu tidak mengatakan bagaimana pesawat itu bisa dijatuhkan, tapi aktivis pro-ISIS mengedarkan video di media sosial yang mengklaim mereka mampu menembak jatuh pesawat Rusia itu.

Baca Juga: Anggota Parlemen Lebanon Kutuk Serangan Israel, Tegaskan Posisi Perlawanan

Sementara itu Pemerintah Rusia membantah klaim tersebut dengan mengatakan, kecelakaan disebabkan oleh masalah teknis.

Menurut sebuah laporan, militan ISIS di provinsi Sinai memiliki beberapa senjata anti pesawat yang disebut MANPADS.

Namun para ahli keamanan mengatakan, tidak mungkin bagi ISIS untuk menyerang pesawat seperti Airbus saat terbang di ketinggian 31.000 kaki. (T/P001/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Bom Pinggiran Beirut Meski Ada Gencatan Senjata

Rekomendasi untuk Anda

Timur Tengah
Internasional
Internasional
Internasional