ISMAIL HANIYA KUNJUNGI PEJUANG AL QASSAM DI PERBATASAN

Mantan Perdana Menteri palestina, Ismail Haniya bersama sejumlah petinggi gerakan Hamas meninjau perbatasan di Utara Jalur Gaza. foto : Palestine Online.
Mantan Perdana Menteri palestina, Ismail Haniya bersama sejumlah petinggi gerakan Hamas meninjau perbatasan di Utara Jalur Gaza. foto : Palestine Online.

Gaza, 16 Jumadil Akhir/5 April 2015 (MINA) – Ismail Haniya, Wakil Kepala Biro Politik Hamas, mengunjungi para pejuang Al Qassam di perbatasan sebelah utara Jalur Gaza Sabtu (4/4) kemarin.

Dalam foto yang diunggah di halaman media online di Jalur Gaza menunjukkan bahwa Mantan Perdana Menteri Palestina tersebut ditemani oleh Fathi Hammad, mantan Mendagri Palestina bersama dengan salah seorang komandan Al Qassam Jalur Gaza Utara, Ahmed Ghndour (Abu Annas) serta sejumlah pasukan elit Al Qassam yang berseragam mirip tentara IDF (Israel Defense Force).

Ismail haniya mencium tangan salah seorang pejuang Brigade Izzuddin Al Qassam, foto : Palestine Online.
Ismail haniya mencium tangan salah seorang pejuang Brigade Izzuddin Al Qassam, foto : Palestine Online.

Haniya juga tampak begitu akrab dengan para pejuang tersebut, bahkan tak segan memeluk dan mencium tangan para pejuang tersebut. Haniya juga tampak meneropong ke arah tanah Palestina terjajah di mana ada sebuah pemukiman illegal Yahudi Natyv Hastrah di sebelah utara Jalur Gaza.

Brigade Izzuddin Al Qassam syap militer Hamas beberapa waktu yang lalu membuat tempat – tempat latihan militer yang berdekatan dengan pagar yang memisahkan Jalur Gaza dengan Entitas Zionist Israel.

Al Qassam dalam situsnya menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai tantangan terhadap Israel setelah terjadinya peperangan pada awal musim panas tahun 2014 yang lalu.

Ismail Haniya menggunakan teropong melihat ke arah tanah Palestine Terjajah. foto : Palestine Online.
Ismail Haniya menggunakan teropong melihat ke arah tanah Palestine Terjajah. foto : Palestine Online.

Selain itu Al Qassam juga mendirikan tempat tempat pengawasan di dekat perbatasan, guna mengawasi pergerakan tentara – tentara penjajah tersebut. (K01/P2)

 

Comments: 0