Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Serang Rafah Saat Perundingan Gencatan Senjata

Ali Farkhan Tsani - Kamis, 9 Mei 2024 - 08:55 WIB

Kamis, 9 Mei 2024 - 08:55 WIB

24 Views

Kairo, MINA –  Pasukan pendudukan Israel menyerang Rafah, bagian paling selatan Gaza yang padat penduduk, saat perundingan gencatan senjata berlanjut di Kairo, Rabu (8/5).

Meskipun ada keberatan internasional, Israel mulai mengirim tank ke Rafah pada hari Selasa (7/5) dan menguasai persimpangan terdekat ke Mesir, yang merupakan saluran utama bantuan ke Jalur Gaza. Daily News Egypt melaporkan.

Seorang pejabat senior Amerika Serikat kemudian mengungkapkan, Washington telah menghentikan pengiriman bom ke Israel pekan lalu, karena kekhawatiran AS mengenai rencana serangan ke Rafah.

Dokter James Smith yang bekerja secara darurat di Rafah dan Khan Younis, mengatakan, dengan terganggunya akses kemanusiaan ke Rafah yang terancam serangan darat, akan menjadi bencana besar.

Baca Juga: Warga Paris Gelar Aksi Peringatan Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina

“Kondisinya semakin buruk dalam beberapa hari terakhir, dan jelas lebih buruk lagi karena cuaca panas,” ujarnya.

Sementara itu, pembicaraan tentang gencatan senjata di hadapan semua pihak masih berlangsung di Kairo pada hari Rabu (8/5).

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan putaran perundingan terakhir ini akan menentukan.

“Kami bersikeras pada tuntutan yang sah dari rakyat kami, dan tidak akan melepaskan hak-hak rakyat kami,” katanya, tanpa mau disebutkan namanya karena dia tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka mengenai negosiasi tersebut.

Baca Juga: UNICEF Laporkan Lebih dari 9.000 Kasus Malnutrisi Akut pada Anak-Anak Gaza

Pejabat tersebut sebelumnya telah memperingatkan bahwa ini akan menjadi “kesempatan terakhir” Israel untuk membebaskan sejumlah sandera yang masih berada di tangan pejuang Gaza.

Qatar yang menjadi penengah antara kedua belah pihak, menyerukan “tindakan internasional yang mendesak untuk mencegah invasi Rafah dan kejahatan genosida.” []

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: Swiss Evakuasi 13 Anak Gaza yang Terluka dalam Operasi Kemanusiaan Tahap Dua

Rekomendasi untuk Anda