SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Siapkan Skenario Pemakaman Massal Perang dengan Lebanon

Habib Hizbullah - Jumat, 21 Juni 2024 - 14:42 WIB

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:42 WIB

41 Views

Gaza, MINA – Menteri Agama Israel Michael Melkielli mengatakan, kementeriannya sedang mempersiapkan perlunya skenario pemakaman massal akibat kemungkinan perang dengan Lebanon, di saat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan mengambil keputusan mengenai perang tersebut.

“Kementerian Agama, yang bertanggung jawab atas sistem penguburan, sedang mempersiapkan diri untuk skenario di utara,” ujar Melkielli dalam sebuah pernyataan kepada Channel 14 Israel, Rabu malam (19/6), seperti dikutip dari Palinfo.

“Tidak mungkin untuk mengatakan semuanya, tapi kami mengadakan pertemuan di kantor untuk mempersiapkan hal-hal yang lebih besar di utara,” katanya mengacu pada peningkatan perang besar-besaran dalam beberapa pekan terakhir antara tentara Israel dan  Hizbullah di Lebanon selatan.

Ketika Menteri ditanya apakah kementerian sedang mempersiapkan kemungkinan pemakaman massal akibat kemungkinan perang di front utara, Melkielli menjawab setuju, tanpa rincian lanjutan.

Baca Juga: Ribuan Warga Argentina Turun ke Jalan Serukan Dukungan untuk Palestina

Sementara, surat kabar Maariv, yang juga melaporkan pernyataan Melkeli, menganggapnya sebagai indikasi bahwa pemerintah pendudukan didasarkan pada asumsi bahwa konfrontasi komprehensif dengan Hizbullah dapat menyebabkan puluhan ribu kematian.

Dalam beberapa pekan terakhir, Garis Biru yang memisahkan Palestina dan Lebanon mengalami peningkatan yang luar biasa, dan Amerika Serikat telah berulang kali menyerukan agar hal tersebut dihentikan.

Sementara itu, walikota pemukiman Margaliot, Eitan Davidi, dekat perbatasan dengan Lebanon, menyinggung pemerintahan Benjamin Netanyahu karena apa yang ia gambarkan menunjukkan penyerahan dan kelemahannya di front utara.

“Pemerintah telah kehilangan kekuatan pencegahannya, dan inilah yang memungkinkan Nasrallah berbicara seperti yang dia katakan sekarang,” kata Davidi dalam sebuah wawancara, di radio FM 103, Kamis (20/6).

Baca Juga: Antrean Panjang di Gaza Jadi Realitas Harian yang Hancurkan Kesehatan Mental

“Delapan bulan dan Anda terus berada di tempat yang sama dan belum mengambil tindakan apa pun untuk mengubah kenyataan di utara,” katanya mengkritik Netanyahu.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Hizbullah menyampaikan pidato, Rabu, dia mengancam bahwa tidak ada tempat di Israel yang kebal jika terjadi konfrontasi komprehensif. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Krisis Tepung Ancam Ketahanan Pangan di Gaza

Rekomendasi untuk Anda